Tampilkan postingan dengan label stupid people. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label stupid people. Tampilkan semua postingan
Satu kata untuk beliau Putri Indonesia 2010 (Nadine Alexandra Dewi Ames) yang di atas panggung terhormat adalah kasihan deh! Fenomena aneh seperti ini bukan yang pertama kali. Misalnya kasus Puteri Indonesia 2009 (Qory Sandioriva) yang terlebat pertengkaran sengit dengan ibunya aneh kan. Yang lebih aneh lagi kasus Puteri Indonesia 2010 (Zivanna Letisha Siregar) yang terpilih karena tidak bisa bicara dalam bahasa Indonesia, dengan dalih tinggal di Indonesia dan memiliki basic bahasa dan bisa belajar saat menjadi duta Indonesia. Anehkan kalau bahasa dan kejadian sosial di Indonesia tidak mengerti bagaimana bisa menjadi duta Indonesia yang peka dengan kondisi sosial dan menceritakan kondisi Indonesia yang hati ke dunia internasional.
Okelah 3B (Brain, Body, dan Behavior), akan tetapi tidaklah cukup untuk menjadi duta apabila tidak mengerti dan mampu merasakan kenyataan sosial yang terjadi di masyarakat.
Kalau masih takut jalan kaki di Jakarta dan panasnya matahari, takut kotor, takut kuku patah, takut terjun ke kampung kumuh dan hanya terbiasa dengan fasilitas bintang lima, Apakah yang mau diceritakan mengenai Indonesia.
Apakah yang bagus2 saja? Tentu tidak mewakili kondisi sosial yang terjadi di negara berkembang yang kita cintai ini. ooooo gitu yah...

source : id.shvoong.com

Kali Ini Nurdin Halid Benar.......

Ditengah badai tuntutan revolusi total di tubuh PSSI tengah menjalar ke seluruh negeri, ada hal yang mengherankan. Nurdin Halid tetap bergeming seolah dirinya bukanlah orang yang bertanggung jawab atas carut marut prestasi sepak bola nasional yang kian terpuruk. Demo, penyegelan kantor PSSI hingga terjadi demo ricuh di Makassar seolah angin lalu buat NH. Tak merasa berdosa, NH pun dengan khidmat mengikuti acara maulid di kampungnya dan berkumpul bersama orang-orang yang dia cintai.
Aneh memang, NH malah berani mengatakan kalau orang-orang yang mendemo dirinya hanyalah orang-orang yang telah dibayar oleh orang lain. Orang yang membayar itupun sudah diketahui oleh NH. Sayangnya, NH tidak berani blak-blakan mengatakan siapa orang yang dia maksud. Padahal demo tuntutan agar dirinya mundur terjadi hampir di seluruh pelosok tanah air. Ada yang damai-damai saja dan ada pula yang berakhir ricuh.
Selain mengatakan kalau demonstran itu adalah orang-orang bayaran, NH juga tak lupa menyelipkan “pujian” untuk para demonstran. NH menyiratkan para pendemo seolah manusia pinggiran, yang tidak berakal dan tidak mencintai sepak bola. Hingga mereka itu bisa dibayar untuk menuntut kelengseran dirinya.
Bisa dibayangkan sekuat apa dana yang harus dikeluarkan oleh “yang membayar”, menurut NH itu untuk membiayai seluruh acara demonstrasi di pelosok negeri ini. Pasalnya demo itu sudah menunjukkan mobilisasi massa yang sungguh besar. Untungnya demo berjalan relatif aman dan tidak menguras tenaga petugas keamanan. Andaikan saja terjadi kericuhan lantaran PSSI tetap bersikap mental badak -dengan menutup kantornya- , bisa ditebak kalau korban yang jatuh tak akan sedikit. Bonek saja berulah sudah bisa membuat negara pusing, apalagi gabungan supporter seluruh Indonesia.
Cuma, hati saya berkata benar. Ketika NH mengatakan bahwa demo yang dilakukan oleh masyarakat pecinta sepak bola Indonesia adalah salah sasaran. Sebab banyak anggota PSSI yang tetap menginginkan dirinya untuk mencalonkan diri kembali sebagai ketum. Tak hanya berakhir di situ, NH juga bersaing memperebutkan kursi waketum dan bersiap bersaing memperebutkan kursi yang lebih prestisius : Presiden AFF atau Wakil Presiden AFF.
Kali ini NH benar. Kita salah sasaran. Yang menjadi objek demo itu harusnya anggota yang tetap mengusung dirinya. Rasanya kabar dukungan untuknya bukanlah HOAX semata, lihatlah bagaimana KONI Riau dengan tegas mengatakan kalau NH masih yang terbaik. Tentunya, kita tidak bisa mengatakan kalau KONI Riau juga disuap atau diancam oleh NH. Fakta tersaji ialah KONI Riau mendukungnya, sementara masalah suap hanyalah isu. Nurdin menang 1-0 atas supporter Indonesia. Bukan hanya dukungan suara saja yang didapatkan oleh NH, bahkan ada demo khusus yang dilakukan untuk mendukung Nurdin. NH menang 2-0.
Jadi, sebaiknya kita renungi kembali apa yang telah kita demonstrasikan selama ini. Rasa yang kita unjuk-unjuk memang tak tepat sasaran. Sekarang pulanglah ke kandang, datangi basis PSSI kota masing-masing supporter. Tanyakan Pengurus Daerah anda apakah benar bahwa mereka tetap mengusung Nurdin Halid sebagai ketum PSSI? Karena tim verifikasi calon ketum PSSI mengklaim kalau NH didukung oleh lebih dari 80% pemilik suara di PSSI.
Dengan dukungan sebesar itu, Wajar rasanya kalau NH bersikukuh untuk kembali menancapkan kuku kekuasaanya di PSSI dan akan merambah AFF. Tak mustahil dia juga akan mencalonkan diri di bursa capres 2014 karena didukung oleh partai yang “besar”.
Intinya, demo lah pengda-pengda tempat supporter sendiri hingga bisa dipastikan apakah wakil anda di PSSI memang pro NH atau tidak. Jika memang NH masih yang terbaik menurut pengda dengan alasan yang masuk akal, kita sebagai insan yang mencintai sepak bola marilah legowo menerima kebesaran Nurdin Halid. Tapi, jika memang pengda di daerah anda mengatakan kalau NH bukanlah orang yang mereka dukung berarti kita berada di jalur revolusi yang sebenarnya. Sekarang skor masih, 2-1 untuk keunggulan Nurdin.
Jika mayoritas pengda memang menginginkan revolusi dan menganggap Nurdin Halid gagal, segeralah lakukan tindakan nyata berupa bantahan klaim tim verifikasi calon ketum PSSI dan klaim-klaim keberhasilan NH selama menjabat ketum PSSI, Setelah itu skor menjadi sama kuat, 2-2.
Jika NH tetap kekeuh (biasanya sih gitu), selanjutnya tergantung pemerintahan SBY. Jika pemerintah melalui Menegpora tetap tak mau mengintervensi keberadaan PSSI meski PSSI telah nyata-nyata menantang pemerintah, maka akuilah kehebatan Nurdin Halid dengan skor 3-2. Tapi jika pemerintahan negeri ini bukanlah pemerintahan ecek-ecek , sudah seharusnya sepak bola kita melenggang maju dengan menumbangkan Nurdin Halid 3-2.
Semua kembali kepada kita.
Bravo Sepak Bola Indonesia!

Oleh :

Mas Lingga

via : http://olahraga.kompasiana.com

Benarkah Cewek Blonde itu Bodoh.......???

A blonde and a 3rd grade geography question

"I thought Europe was a country..." :



Masa sih Eropa dia pikir sebuah negara ??? Dasar Bule Geblek.....
"I thought Europe was a country..."


:'(


India 8-Girl Publicly Molested Clothes Stripped Off

Naked Girl Molested by 100s in India, Crowd Cheered

Seorang Janda Meninggal Setelah Melayani 3 Pria

Sungguh malang  nasib yang dialami Ngatiah atau Tia, janda berusia 39 tahun warga Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan. meninggal dunia setelah melayani tiga buruh tebang tebu secara bergiliran tanpa istirahat. Insiden mematikan itu terjadi ketika Mul alias Lum (30), warga Desa Tegaron, Kecamatan Kepanjen bersama Ar (25) dan Bb, keduanya tetangga Tia, ingin melampiaskan syahwat kepada perempuan itu.
Setelah tawar-menawar alot, akhirnya tempat kencan disepakati di sebuah kebun tebu di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen, 7 km dari rumah Tia. Biaya syahwat tiga pria itu pun disepakati Rp 100.000. Karena tempatnya di kebun tebu dan darurat, maka alasnya pun cukup selembar sarung. Sementara itu, Supandi, tukang ojek yang mengantar Tia, menunggu di tepi kebun tebu. Yang dapat giliran pertama adalah Ar, kemudian Bb, baru terakhir Lum. “Saya hanya sekitar tiga menit sudah KO. Saya deg-degan karena baru pertama kali,” tutur Ar.
Ketika Bb dan Ar membersihkan diri di sungai dekat situ dan Bb mengemasi pakaiannya seusai bercinta, tiba-tiba Tia mengeluh haus dan napasnya ngos-ngosan. Karena tak ada air bersih matang, maka ketiga pria itu memberinya air sungai. Namun belum sempat ditelan, Tia memuntahkan air itu. Kondisi Tia membuat ketiga pria itu panik. Lalu, dengan diantar Supandi, Lumbon membawa perempuan itu ke RSUD Kanjuruhan, 3 km dari lokasi.

Selama perjalanan, napas Tia semakin berat dan ia terus ingin muntah, tetapi tidak bisa. Namun, baru sampai di RSUD, ia tak bernapas lagi. Dari mulut dan hidung Tia keluar busa. Untuk mengusut kasus ini, hingga Kamis (15/10) siang, ketiga pemuda itu dan Supandi diperiksa di Polsek Kepanjen. Meski statusnya masih sebagai saksi, kondisi psikis mereka drop karena takut. “Kami menunggu hasil otopsi korban. Karena itu, status mereka masih sebagai saksi. Memang hasil keterangan keluarganya, korban lama mengidap asma dan maag akut,” kata AKP Prayitno SH, Kapolsek Kepanjen.[kompas]

Heboh Hendak Lihat Tuyul, Warga Pelototi Botol Kosong

Foto: Didi (detikcom)
Jakarta - Suasana riuh terasa di sebuah rumah kontrakan milik Toto (40). Dengan penuh semangat warga berbondong-bondong mendatangi rumah yang terletak di dalam gang tersebut. Maklum saja tersiar kabar sang pemilik rumah baru menangkap 2 pasang tuyul.

Halijah (25) misalnya bersama anak dan adiknya rela berdesak-desakan dengan puluhan warga lainya untuk melihat mahluk halus yang konon dimanfaatkan untuk mencuri uang. Bahkan Halijah harus berjibaku dengan warga lain untuk mengabadikan gambar tuyul-tuyul tersebut.

Membawa sebuah ponsel berkamera Halijah merangsek masuk ke rumah Toto. Satu, dua kali jepretan belum membuat ibu muda ini puas. Dia terus mengarahkan kameranya ke botol minum air mineral berukuran sedang tempat tuyul itu disimpan.

"Mana tuyulnya, kok ga kelihatan," imbuhnya.

Hal serupa juga dialami oleh Wahyu (27) bermodalkan HP kamera ia mencoba memotret tuyul-tuyul tersebut. Lagi-lagi hasilnya sama dia hanya melihat botol minum yang disi garam oleh Toto.

"Ga kelihatan juga," katanya.

Meski secara kasat mata tuyul-tuyul ini tidak bisa dilihat namun tetap menarik animo masyarakat. Sepanjang jalan Pulo Mawar, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan penuh sesak dengan kehadiran mereka. Sampai-sampai sang pemilik rumah menutup pintunya untuk mencegah warga yang terus berdatangan.

"Sudah tidak ada apa-apa, tuyulnya sudah saya buang," ujar Toto.

Keberadaan tuyul ini diyakini memang benar adanya karena beberapa orang warga mengaku sudah kehilangan uang secara misterius. Bahkan Toto yang berhasil menangkap tuyul ini satu minggu lalu juga kehilangan uang.

"Uang saya pernah hilang Rp 100 ribu," ungkapnya.

Bahkan Halijah mengaku kehilangan uang dalam jumlah besar ketika uang hasil usahanya disimpan secara rapat di dalam lemari. "Saya pernah kehilangan uang Rp 2 juta," tuturnya.

Untuk menghindari kedatangan warga yang terus menyemut, Toto memutuskan untuk membuang tuyul ini. Sambil menarik nafas panjang dan membaca doa-doa Toto menarik tuyul-tuyul ini dari dalam botol.

"Sudah saya tarik, tuyulnya sudah tidak ada di botol," tandasnya.

(did/rdf)
www.detiknews.com
 
catatan : 
"HARI GINI MASIH PERCAYA TUYUL"  . Kalau ada banyak isu orang kehilangan uang sebaiknya kita harus curiga kepada orang yang pertama kali mnyebarkan isu "tuyul" itu. Jangan-jangan dia sendiri "tuyul"nya (pencuri)...dan biasanya sih masih orang dekat (keluarga) dari orang yang kehilangan uangnya. Dan jangan lupa banyak orang yang mengaku sakti bisa ini bisa itu ternyata ujung-ujungnya buka praktek demi sesuap nasi....hehehehe kasihan bangsaku ini..................sementara bangsa lain terjadi kebangkitan...di sini terjadi pembodohan setiap hari. Brengsek...!

Puteri Indonesia 2010 Sebut Wasior Ada di Sumatera

 
BELUM melaju ke ajang Miss Universe, Puteri Indonesia 2010 Nadine Alexandra Dewi Ames sudah membuat kekeliruan. Bagaimana tidak, Nadine yang diangkat sebagai duta dalam misi kemanusian untuk Wasior, Papua, malah tidak tahu Wasior ada di mana.

Saat jumpa pers penggalangan dana dari warga warga Sumatera bagian selatan (Sumbangsel) di JCC, Jakarta, Sabtu (23/10), Nadine malah menyebut Wasior ada di Sumatera. Hal itu terlontar dari mulutnya saat menjawab pertanyaan dari wartawan.

Salah seorang wartawan bertanya, sejauh mana Nadine mengetahui soal bencana Wasior. Nadine menjawab: "Saya tahu kalau itu adalah bencana di Sumatera, dan..." Mendengar jawaban Nadine, sang wartawan langsung memotong dan meralat, "Di Papua," ujarnya.

Sadar jawabannya keliru, Nadine sedikit gugup dan berusaha memperbaiki jawabannya, "Oh.. Lho bukannya? Oh, di sana ya.. Iya itu teman saya di Papua juga kena. Itu sesuatu yang sangat menyedihkan karena teman saya kena dan keluarganya kehilangan harta benda," ucapnya.

Terpilihnya Nadine sebagai Puteri Indonesia 2010 memang sempat menjadi buah bibir. Tidak sedikit pihak yang mempertanyakan kelayakan wakil dari DKI Jakarta itu didaulat sebagai Puteri Indonesia. Penyebabnya, saat malam puncak Pemilihan Puteri Indonesia 2010, 8 Oktober lalu, dia tidak memberi jawaban lebih baik, bahkan di bawah rata-rata finalis yang lain.

Selain kecantikan, Nadine yang merupakan blasteran Inggris-Jawa memang memiliki kelebihan fasih berhasa Inggris. Tapi nampaknya Yayasan Puteri Indonesia (YPI) harus kerja ekstra keras memberi bekal ilmu pengetahuan umum untuk Nadine jika tidak mau Puteri binaannya itu menjadi olok-olok di kancah Miss Universe nanti.
 
www.facebookaskus.com

Susahnya Jadi Perempuan.........Laki-Laki Wajib Lihat ....!






 

Funny Pictures



  



  

  

  

  

  

  



  

  

  

  

  



smilepanic.com

Tragedi Mengejar Warisan Bung Karno (Kisah Nyata)

 

Spirit of change? “Sebentar lagi beres, gue akan jadi orang kaya. Sekian puluh milyar Rupiah pasti jatuh ke tangan gue. Pasti. Pasti. Pasti!!!“ Senyum mengembang tiada henti di wajah pemuda ganteng. Angannya melambung tinggi. Maklumnya pemuda tersebut sedang dilanda badai hebat yang hampir meludeskan semua hartanya selama enam bulan melakukan ritual khusus di tempat-tempat angker. Di bawah bimbingan para “guru” baru yang memberinya dorongan siang-malam agar tak berhenti di tengah jalan. Bahwa hajatnya untuk menjadi salah satu penerima amanat “warisan Bung Karno” sudah di depan mata. Apapun dikorbankan dengan cara apapun. Ya, dengan cara apapun. Bila perlu menipu!!!
*
Yakin deh, semua perkara akan teratasi begitu bagian dari warisan Bung Karno masuk ke dalam dompetnya yang nyaris tanpa isi. Tidak sembarangan angka. Ingat, puluhan Milyar Rupiah. Siapa yang tak tergoda??? Begitulah yang dialami oleh seorang sahabat saya pada sekitarr tahun 1999. Sebuah kisah nyata yang menghebohkan, mengharukan, menabuh perang saudara di kalangan keluarga, juga membuat marah banyak orang. Sebuah petualangan hebat yang menguras semua hartanya demi meraih dan mencairkan apa yang disebut “Warisan Bung Karno”.
*
 

Menggali berlian dari ruang gelap. Kisahnya bermula ketika pemuda itu (sebut saja namanya Mat Bahlul ) tahun 1999 bergaul dengan kelompok pengajian ekslusif beraliran semacam “Sahabat Malaikat”. Disebut demikian karena aliaran tersebut meyakini bahwa mereka bisa berinteraksi langsung dengan Malaikat Jibril kapan saja. Misalnya untuk memahami tafsir Al Quran cukup bertanya langsung kepada Malaikat Jibril. Bahkan mereka pamer bahwa tiap malam bisa melakukan Isra-Mikraj dari bumi naik ke langit ke tujuh layaknya Rasulullah melakukannya dari Masjidil Aqsa. Bedanya kalau Rasulullah melakukannya Cuma satu kali, sedangkan mereka bisa melakukannya kapan saja berkali-kali. Hebat bukan? Sayapun kagum lho… Apa sih rahasianya?
*
Ternyata mereka menjalani amalan-amalan tak lazim. Misalnya selalu melakukan sholat di dalam ruang gelap. Diiringi nyanyian-nyanyian yang disetel dari tape recorder ketika melakukan perenungan dan doa. Juga disertai latihan pernafasan layaknya orang sedang melakukan yoga. Katanya ini dzikir Islam yang disempurnakan setelah dioplos dengan taoisme. Berkat khidmat dan fokus hati-pikiran ke sebuah titik cahaya maka rahasia alam dan ketuhanan tersingkap dengan jelas. Juga katanya setiap saat mereka mendapat wahyu dari Malaikat Jibril.
Ketika berkhidmat di ruang gelap selalu dihadiri para sesepuh yang sudah meninggal dunia. Di antaranya mendiang Ibu Fatmawati istri Bung Karno. Kehadiran mereka tak lain untuk memberikan restu akan hajat Mat Bahlul. Sampai di titik ini saya kian heran, kagum dan penasaran. Soalnya seumur-umur baru tau ada ibadah Islam model begini.
*
Iming-iming untuk rakyat miskin. Nah, beberapa bulan kemudian Mat Bahlul beri kabar gembira bahwa malam sebelumnya dia berhasil “melihat” beberapa peti berisi harta “Warisan Bung Karno” yang lenyap bersama raibnya Dana Revolusi yang keberadaannya misterius hingga saat itu. Rencananya mereka akan “mencairkan” warisan tersebut untuk rakyat Indonesia, dan sebagai balas budi Mat Bahlul sebagai pemegang amanat akan diberi imbalan sekitar 10 Milyar Rupiah, mantaaaffff…!!! Pantaslah jika banyak yang memberi dukungan, maklum Mat Bahlul datang dari keluarga sedang-sedang saja yang tak pernah kenal uang milyaran Rupiah. Akibat peristiwa ini keluarga Mat Bahlul terpecah belah, sebagian mendukung dan sebagian lagi menolak bahkan mengutuk bahwa Mat Bahlul menjalani aktifitas sesat.
*
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, janji berhambur janji, tak satupun yang terbukti. Mat Bahlul boleh saja haqul yakin bakal meraup 10 milyar tapi keliahatannya dia kian terpuruk. Kian hancur. Nipu sana- nipu sini. Hutang ratusan juta ke mana-mana mendekati satu Milyar Rupiah, sementara harta sendiri ludes guna membiayai ritual berjamaah, transportasi, akomodasi, sesaji dan lain-lain yang diminta oleh para “guru”. Tak kehilangan akal kelompok Mat Bahlul agresif merekrut anak didik. Ajaibnya, sukses melahirkan Mat Bahlul-Mat Bahlul baru dari berbagai kalangan tanpa batas kelas dan tanpa batas latar belakang pendidikan. Pokoke laris manis deh. Saya makin nggak ngerti. Gila bener memikirkan fenomena seperti ini. Bener-bener gila!!!
*
Mengenaskan. Kira-kira 3 tahun kemudian, tahun 2002, saya amprok Mat Bahlul sedang berdagang kue basah di kaki lima sekitar Terminal Bus Pulo Gadung Jakrta Timur.
Bang, lagi apaan nih?
Lho, inikah calon orang kaya baru? Dulunya juragan toko mebel sekarang jualan kue basah di lapak kaki lima… Dulu tinggal di pemukiman bagus di Blok M Jakarta Selatan, sekarang numpang di sebuah kos-kosan kumuh… Dulu dikejar-kejar waktu untuk tanda tangan order, sekarang dikejar-kejar sejuta perkara yang memalukan… Dulu omongannya dipercaya, sekarang omongannya diwaspadai sebagai tipu-tipu…!!!
*
Mat Bahlul, Mat Bahlul…. Akhirnya jadi begitu toch? Saya geleng-geleng kepala ngenes. Bukannya jadi orang kaya baru malahan jadi orang melarat baru, duh!
*
Ada beberapa hal yang membuat saya selalu bertanya-tanya adalah: (1) Kenapa Mat Bahlul tidak pernah menyesal bahwa hidupnya hancur dan kehilangan anak-istri setelah terlibat pengejaran “warisan Bung Karno”?, (2) Kenapa untuk membiayai hajatnya itu dia tak segan membohongi semua orang?, (3) Kenapa setelah melampaui level (maqom) tertentu dari ritualnya maka dia telah terbebas dari hukum apapun, misalnya boleh berbuat apa saja yang dilarang agama?, (4) Sosok yang hadir di dalam ritual-ruang-gelap adalah Malaikat Jibril ataukah jin?, (5) Kenapa banyak orang terdidik ikut terjerumus?
*
Lain pengakuan lain kejujuran. Ingin sekali 5 hal tersebut saya tanyakan, tapi koq nggak tega melihat akhir hidup Mat Bahlul miskin seketika, jatuh terjerembab. Andaikata kegiatan ritual Mat Bahlul dulu…. yang hebat-misterius itu sempat direkam video…. mungkin saya berharap agar dia melakukan pengakuan di depan umum setelah muter-muter menyangkal dengan alasan cuma “mirip-mirip”. Sebuah pengakuan untuk pembelajaran agar tidak jatuh korban lebih banyak lagi.
*
Sebuah pengakuan layak dihargai walaupun bukanlah sebuah kejujuran jika dilakukan sesudah kejepit. Seperti kasus artis-artis belakangan ini, bener nggak sih?
*
Salam tuljaenak,
Ragile, 13-jul-2010
*)ilustrasi : ribuan bungkarno (doeitlangka.wordpress.com); mobil(forumdigitalmukmin.org); tukang kue(smulya.multiply.com)

sosbud.kompasiana.com/2010/07/13/tragedi-mengejar-warisan-bung-karno-kisah-nyata

Seorang Pria Terluka Saat Berusaha Memperkosa Seekor Anjing

Seorang pria Thailand mabuk beberapa kali digigit seekor anjing ketika ia mencoba memperkosa anjing tersebut.
Polisi mengatakan pria 33 tahun sebelumnya telah berpesta minuman keras bersama  teman-temannya  sebelum ia mencoba memperkosa anjing. itu.

Orang itu ditangkap oleh aparat polisi saat warga di daerah itu memberitahukan kepada polisi tentang seorang pria berjalan di sepanjang jalan dengan tubuh penuh luka.

Setelah ditanyai, pria tersebut mengatakan kepada polisi bahwa sebelumnya ia melihat seekor anjing liar coklat betina mengibaskan ekornya dan terlihat "seksi" .
Ketika ia berusaha menarik anjing itu ke dalam semak-semak di  pinggir jalan, anjing itu menggigitnya  di dada wajah dan lengan. 

Ketika anjing itu berhenti menggigit ia berusaha pulang ke rumahnya dengan terhuyung-huyung dengan badan penuh luka.

Pria itu juga mengaku kepada polisi bahwa isebelumnya a telahmemperkosa tiga anjing  ketika ia sedang mabuk.
Pria itu mengatakan dia senang ketika dia minum banyak tetapi tidak memiliki uang untuk pergi ke pelacur.

sumber : source : http://www.stunning-stuff.com

older posts George W Bush a Disaster for United States of America


Was George W Bush one of the worst disasters to hit the U.S? Sky News seems to think so. Hmm, i think they were probably talking about Hurricane Katrina. That doesnt make the statement wrong though.
source : http://www.womples.com

Funny Thieving Thieves Steal Gun News


funny stupid real news about columbus police chief billy pickens having gun and phone stolen from car when washed by prisoners What did Colmbus Police Chief Billy Pickens expect when he had his patrol car washed by prisoners? Why not leave your wallet and the keys to the prison in your patrol caras well as your gun and phone? The gun had not been found at time of going to press. Why exactly? Its not like the prisoners were going anywhere. Pure genius. 
source : http://www.womples.com