Tampilkan postingan dengan label Stupid News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stupid News. Tampilkan semua postingan

4 ALASAN MENGAPA SIM INDONESIA LAYAK MENJADI SIM INTERNASIONAL

1.Kondisi jalan di kota-kota di Indonesia sangat parah.Banyak jalan yang berlubang dan rusak,sehingga dibutuhkan skill berkendara yang tinggi untuk meliuk2 melewati lubang-lubang di jalan
Quote:

bandingkan dengan jalan di luar negeri....mulus bin lempeng,gak ada tantangannya
Quote:


2.Di Indonesia,terutama di Jakarta.Kita akan sering berhadapan dengan "Raja Jalan" alias metromini dan sodara kandungnya (baca:kopaja) yang suka berhenti sembarangan,belok tanpa sein,ngerem mendadak,ngebut tiba2,balapan di jalan rame seakan2 nkongnya dulu ikut nyumbang tanah bakal bikin itu jalan .Dibutuhkan konsentrasi dan feeling yang tajam guna selamat dari bahaya bis-bis ini
Quote:

di luar negeri,bis berhenti di halte,dan orang yang mau naik bis,naiknya di halte,jadi gak membahayakan pengendara mobil
Quote:


3.Macet....makanan sehari2 para pengendara di Indonesia,dibutuhkan kesabaran dan mental baja untuk bisa survive dari cobaan maha dahsyat yang menimpa di setiap pagi dan sore
Quote:

coba liat di luar negeri,jalannya sepi...sampe bisa buka pasar =))
Quote:

4.Kontribusi atas kemacetan dan kecelakaan lalin sebagian besar berasal dari para pejalan kaki yang hobinya nyebrang seenaknya.Perlu refleks kelas tinggi untuk menghindari tabrakan dengan para penyebrang gila ini
Quote:
bandingkan dgn pedestrian luar negeri
Quote:

kesimpulannya adalah:

"Jago berkendara di Indonesia,udah pasti jago berkendara di kota2 besar di luar negeri,karena itulah,berbanggalah memiliki SIM Indonesia "


sumber : iyandiansyah.blogspot.com 

Headless Ghost


source : http://nyairorokidul.wordpress.com

Heboh Hendak Lihat Tuyul, Warga Pelototi Botol Kosong

Foto: Didi (detikcom)
Jakarta - Suasana riuh terasa di sebuah rumah kontrakan milik Toto (40). Dengan penuh semangat warga berbondong-bondong mendatangi rumah yang terletak di dalam gang tersebut. Maklum saja tersiar kabar sang pemilik rumah baru menangkap 2 pasang tuyul.

Halijah (25) misalnya bersama anak dan adiknya rela berdesak-desakan dengan puluhan warga lainya untuk melihat mahluk halus yang konon dimanfaatkan untuk mencuri uang. Bahkan Halijah harus berjibaku dengan warga lain untuk mengabadikan gambar tuyul-tuyul tersebut.

Membawa sebuah ponsel berkamera Halijah merangsek masuk ke rumah Toto. Satu, dua kali jepretan belum membuat ibu muda ini puas. Dia terus mengarahkan kameranya ke botol minum air mineral berukuran sedang tempat tuyul itu disimpan.

"Mana tuyulnya, kok ga kelihatan," imbuhnya.

Hal serupa juga dialami oleh Wahyu (27) bermodalkan HP kamera ia mencoba memotret tuyul-tuyul tersebut. Lagi-lagi hasilnya sama dia hanya melihat botol minum yang disi garam oleh Toto.

"Ga kelihatan juga," katanya.

Meski secara kasat mata tuyul-tuyul ini tidak bisa dilihat namun tetap menarik animo masyarakat. Sepanjang jalan Pulo Mawar, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan penuh sesak dengan kehadiran mereka. Sampai-sampai sang pemilik rumah menutup pintunya untuk mencegah warga yang terus berdatangan.

"Sudah tidak ada apa-apa, tuyulnya sudah saya buang," ujar Toto.

Keberadaan tuyul ini diyakini memang benar adanya karena beberapa orang warga mengaku sudah kehilangan uang secara misterius. Bahkan Toto yang berhasil menangkap tuyul ini satu minggu lalu juga kehilangan uang.

"Uang saya pernah hilang Rp 100 ribu," ungkapnya.

Bahkan Halijah mengaku kehilangan uang dalam jumlah besar ketika uang hasil usahanya disimpan secara rapat di dalam lemari. "Saya pernah kehilangan uang Rp 2 juta," tuturnya.

Untuk menghindari kedatangan warga yang terus menyemut, Toto memutuskan untuk membuang tuyul ini. Sambil menarik nafas panjang dan membaca doa-doa Toto menarik tuyul-tuyul ini dari dalam botol.

"Sudah saya tarik, tuyulnya sudah tidak ada di botol," tandasnya.

(did/rdf)
www.detiknews.com
 
catatan : 
"HARI GINI MASIH PERCAYA TUYUL"  . Kalau ada banyak isu orang kehilangan uang sebaiknya kita harus curiga kepada orang yang pertama kali mnyebarkan isu "tuyul" itu. Jangan-jangan dia sendiri "tuyul"nya (pencuri)...dan biasanya sih masih orang dekat (keluarga) dari orang yang kehilangan uangnya. Dan jangan lupa banyak orang yang mengaku sakti bisa ini bisa itu ternyata ujung-ujungnya buka praktek demi sesuap nasi....hehehehe kasihan bangsaku ini..................sementara bangsa lain terjadi kebangkitan...di sini terjadi pembodohan setiap hari. Brengsek...!

Puteri Indonesia 2010 Sebut Wasior Ada di Sumatera

 
BELUM melaju ke ajang Miss Universe, Puteri Indonesia 2010 Nadine Alexandra Dewi Ames sudah membuat kekeliruan. Bagaimana tidak, Nadine yang diangkat sebagai duta dalam misi kemanusian untuk Wasior, Papua, malah tidak tahu Wasior ada di mana.

Saat jumpa pers penggalangan dana dari warga warga Sumatera bagian selatan (Sumbangsel) di JCC, Jakarta, Sabtu (23/10), Nadine malah menyebut Wasior ada di Sumatera. Hal itu terlontar dari mulutnya saat menjawab pertanyaan dari wartawan.

Salah seorang wartawan bertanya, sejauh mana Nadine mengetahui soal bencana Wasior. Nadine menjawab: "Saya tahu kalau itu adalah bencana di Sumatera, dan..." Mendengar jawaban Nadine, sang wartawan langsung memotong dan meralat, "Di Papua," ujarnya.

Sadar jawabannya keliru, Nadine sedikit gugup dan berusaha memperbaiki jawabannya, "Oh.. Lho bukannya? Oh, di sana ya.. Iya itu teman saya di Papua juga kena. Itu sesuatu yang sangat menyedihkan karena teman saya kena dan keluarganya kehilangan harta benda," ucapnya.

Terpilihnya Nadine sebagai Puteri Indonesia 2010 memang sempat menjadi buah bibir. Tidak sedikit pihak yang mempertanyakan kelayakan wakil dari DKI Jakarta itu didaulat sebagai Puteri Indonesia. Penyebabnya, saat malam puncak Pemilihan Puteri Indonesia 2010, 8 Oktober lalu, dia tidak memberi jawaban lebih baik, bahkan di bawah rata-rata finalis yang lain.

Selain kecantikan, Nadine yang merupakan blasteran Inggris-Jawa memang memiliki kelebihan fasih berhasa Inggris. Tapi nampaknya Yayasan Puteri Indonesia (YPI) harus kerja ekstra keras memberi bekal ilmu pengetahuan umum untuk Nadine jika tidak mau Puteri binaannya itu menjadi olok-olok di kancah Miss Universe nanti.
 
www.facebookaskus.com

Tragedi Mengejar Warisan Bung Karno (Kisah Nyata)

 

Spirit of change? “Sebentar lagi beres, gue akan jadi orang kaya. Sekian puluh milyar Rupiah pasti jatuh ke tangan gue. Pasti. Pasti. Pasti!!!“ Senyum mengembang tiada henti di wajah pemuda ganteng. Angannya melambung tinggi. Maklumnya pemuda tersebut sedang dilanda badai hebat yang hampir meludeskan semua hartanya selama enam bulan melakukan ritual khusus di tempat-tempat angker. Di bawah bimbingan para “guru” baru yang memberinya dorongan siang-malam agar tak berhenti di tengah jalan. Bahwa hajatnya untuk menjadi salah satu penerima amanat “warisan Bung Karno” sudah di depan mata. Apapun dikorbankan dengan cara apapun. Ya, dengan cara apapun. Bila perlu menipu!!!
*
Yakin deh, semua perkara akan teratasi begitu bagian dari warisan Bung Karno masuk ke dalam dompetnya yang nyaris tanpa isi. Tidak sembarangan angka. Ingat, puluhan Milyar Rupiah. Siapa yang tak tergoda??? Begitulah yang dialami oleh seorang sahabat saya pada sekitarr tahun 1999. Sebuah kisah nyata yang menghebohkan, mengharukan, menabuh perang saudara di kalangan keluarga, juga membuat marah banyak orang. Sebuah petualangan hebat yang menguras semua hartanya demi meraih dan mencairkan apa yang disebut “Warisan Bung Karno”.
*
 

Menggali berlian dari ruang gelap. Kisahnya bermula ketika pemuda itu (sebut saja namanya Mat Bahlul ) tahun 1999 bergaul dengan kelompok pengajian ekslusif beraliran semacam “Sahabat Malaikat”. Disebut demikian karena aliaran tersebut meyakini bahwa mereka bisa berinteraksi langsung dengan Malaikat Jibril kapan saja. Misalnya untuk memahami tafsir Al Quran cukup bertanya langsung kepada Malaikat Jibril. Bahkan mereka pamer bahwa tiap malam bisa melakukan Isra-Mikraj dari bumi naik ke langit ke tujuh layaknya Rasulullah melakukannya dari Masjidil Aqsa. Bedanya kalau Rasulullah melakukannya Cuma satu kali, sedangkan mereka bisa melakukannya kapan saja berkali-kali. Hebat bukan? Sayapun kagum lho… Apa sih rahasianya?
*
Ternyata mereka menjalani amalan-amalan tak lazim. Misalnya selalu melakukan sholat di dalam ruang gelap. Diiringi nyanyian-nyanyian yang disetel dari tape recorder ketika melakukan perenungan dan doa. Juga disertai latihan pernafasan layaknya orang sedang melakukan yoga. Katanya ini dzikir Islam yang disempurnakan setelah dioplos dengan taoisme. Berkat khidmat dan fokus hati-pikiran ke sebuah titik cahaya maka rahasia alam dan ketuhanan tersingkap dengan jelas. Juga katanya setiap saat mereka mendapat wahyu dari Malaikat Jibril.
Ketika berkhidmat di ruang gelap selalu dihadiri para sesepuh yang sudah meninggal dunia. Di antaranya mendiang Ibu Fatmawati istri Bung Karno. Kehadiran mereka tak lain untuk memberikan restu akan hajat Mat Bahlul. Sampai di titik ini saya kian heran, kagum dan penasaran. Soalnya seumur-umur baru tau ada ibadah Islam model begini.
*
Iming-iming untuk rakyat miskin. Nah, beberapa bulan kemudian Mat Bahlul beri kabar gembira bahwa malam sebelumnya dia berhasil “melihat” beberapa peti berisi harta “Warisan Bung Karno” yang lenyap bersama raibnya Dana Revolusi yang keberadaannya misterius hingga saat itu. Rencananya mereka akan “mencairkan” warisan tersebut untuk rakyat Indonesia, dan sebagai balas budi Mat Bahlul sebagai pemegang amanat akan diberi imbalan sekitar 10 Milyar Rupiah, mantaaaffff…!!! Pantaslah jika banyak yang memberi dukungan, maklum Mat Bahlul datang dari keluarga sedang-sedang saja yang tak pernah kenal uang milyaran Rupiah. Akibat peristiwa ini keluarga Mat Bahlul terpecah belah, sebagian mendukung dan sebagian lagi menolak bahkan mengutuk bahwa Mat Bahlul menjalani aktifitas sesat.
*
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, janji berhambur janji, tak satupun yang terbukti. Mat Bahlul boleh saja haqul yakin bakal meraup 10 milyar tapi keliahatannya dia kian terpuruk. Kian hancur. Nipu sana- nipu sini. Hutang ratusan juta ke mana-mana mendekati satu Milyar Rupiah, sementara harta sendiri ludes guna membiayai ritual berjamaah, transportasi, akomodasi, sesaji dan lain-lain yang diminta oleh para “guru”. Tak kehilangan akal kelompok Mat Bahlul agresif merekrut anak didik. Ajaibnya, sukses melahirkan Mat Bahlul-Mat Bahlul baru dari berbagai kalangan tanpa batas kelas dan tanpa batas latar belakang pendidikan. Pokoke laris manis deh. Saya makin nggak ngerti. Gila bener memikirkan fenomena seperti ini. Bener-bener gila!!!
*
Mengenaskan. Kira-kira 3 tahun kemudian, tahun 2002, saya amprok Mat Bahlul sedang berdagang kue basah di kaki lima sekitar Terminal Bus Pulo Gadung Jakrta Timur.
Bang, lagi apaan nih?
Lho, inikah calon orang kaya baru? Dulunya juragan toko mebel sekarang jualan kue basah di lapak kaki lima… Dulu tinggal di pemukiman bagus di Blok M Jakarta Selatan, sekarang numpang di sebuah kos-kosan kumuh… Dulu dikejar-kejar waktu untuk tanda tangan order, sekarang dikejar-kejar sejuta perkara yang memalukan… Dulu omongannya dipercaya, sekarang omongannya diwaspadai sebagai tipu-tipu…!!!
*
Mat Bahlul, Mat Bahlul…. Akhirnya jadi begitu toch? Saya geleng-geleng kepala ngenes. Bukannya jadi orang kaya baru malahan jadi orang melarat baru, duh!
*
Ada beberapa hal yang membuat saya selalu bertanya-tanya adalah: (1) Kenapa Mat Bahlul tidak pernah menyesal bahwa hidupnya hancur dan kehilangan anak-istri setelah terlibat pengejaran “warisan Bung Karno”?, (2) Kenapa untuk membiayai hajatnya itu dia tak segan membohongi semua orang?, (3) Kenapa setelah melampaui level (maqom) tertentu dari ritualnya maka dia telah terbebas dari hukum apapun, misalnya boleh berbuat apa saja yang dilarang agama?, (4) Sosok yang hadir di dalam ritual-ruang-gelap adalah Malaikat Jibril ataukah jin?, (5) Kenapa banyak orang terdidik ikut terjerumus?
*
Lain pengakuan lain kejujuran. Ingin sekali 5 hal tersebut saya tanyakan, tapi koq nggak tega melihat akhir hidup Mat Bahlul miskin seketika, jatuh terjerembab. Andaikata kegiatan ritual Mat Bahlul dulu…. yang hebat-misterius itu sempat direkam video…. mungkin saya berharap agar dia melakukan pengakuan di depan umum setelah muter-muter menyangkal dengan alasan cuma “mirip-mirip”. Sebuah pengakuan untuk pembelajaran agar tidak jatuh korban lebih banyak lagi.
*
Sebuah pengakuan layak dihargai walaupun bukanlah sebuah kejujuran jika dilakukan sesudah kejepit. Seperti kasus artis-artis belakangan ini, bener nggak sih?
*
Salam tuljaenak,
Ragile, 13-jul-2010
*)ilustrasi : ribuan bungkarno (doeitlangka.wordpress.com); mobil(forumdigitalmukmin.org); tukang kue(smulya.multiply.com)

sosbud.kompasiana.com/2010/07/13/tragedi-mengejar-warisan-bung-karno-kisah-nyata

older posts George W Bush a Disaster for United States of America


Was George W Bush one of the worst disasters to hit the U.S? Sky News seems to think so. Hmm, i think they were probably talking about Hurricane Katrina. That doesnt make the statement wrong though.
source : http://www.womples.com