Tampilkan postingan dengan label Police. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Police. Tampilkan semua postingan
Hati-hati Jangan Mau Dijebak Oknum Polisi (Tips Buat Mengantisipasi Jebakan Oknum Polisi)
Author: Cindy Francisca Posted under:
Police
Minggu kemaren ada suatu kejadian yang mengerikan berhubungan dengan Vallet Parking.
Begini ceritanya :
Temen nyokap pergi ke sebuah mall di Jakarta, dia memakai jasa vallet parking, begitu dia ambil mobil dan keluar dari
mall tsb, dia diberhentikan oleh OKNUM APARAT, lalu temen nyokap bertanya "Ada apa?"
Si OKNUM APARAT jawab "Ada pemeriksaan mobil".
Ketika dibuka bagasi mobil tersebut, terdapat seplastik ekstasi. Dia pun terkejut, karena barang tersebut sebelumnya tidak
ada di dalam bagasi. OKNUM APARAT tersebut menyuruh untuk mengambil barang tersebut.
Untungnya suami temen nyokap tersebut adalah ORANG KEHAKIMAN dan mengerti HUKUM.
Suaminya melarang istrinya untuk mengambil barang tersebut, dia bilang begini kepada OKNUM APARAT tersebut :
"Tunggu, saya akan telepon pengacara saya. Dan saya akan menyelidiki SIDIK JARI siapa yang ada di barang tersebut".
OKNUM AARAT tersebut lalu "bernegosiasi" mulai dari angka yang wow...!! 500 juta lalu turun ke 5 juta.
Turun lagi ke 1 juta, turun lagi ke 500 ribu. Tapi karena suaminya tahu HUKUM, dia tetap ngotot mau telepon pengacara
dan akan menyelidiki sidik jari yang ada.
Akhirnya setelah berdebat, OKNUM APARAT itupun mengambil kembali barang haram dan dimasukkan dalam kantongnya dan
menyuruh sepasang suami istri itu pergi...
Denger2 kejadian seperti ini bukan cuman sekali doank, tapi telah sering terjadi.
Apakah masih minat pakai jasa valet parking setelah ada kejadian ini??
It's true story.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sisno Adiwinoto meminta masyarakat untuk hati-hati dan mewaspadai adanya
oknum Polisi yang menjebak warga dengan cara menaruh narkoba di dalam mobil. Warga yang menjadi korban pemerasan
oknum Polisi harus berani melapor ke Unit / Bidang / Divisi Profesi Dan Pengamanan (Propam) Kantor Polisi terdekat.
Dengan demikian, pelakunya dapat dengan cepat diproses baik secara pidana maupun tindakan pelanggaran etika.
"Anda harus berani mengatakan bahwa barang terlarang itu bukan milik anda dan jangan mau jika diminta untuk memegang
atau menyentuh barang itu. Bila perlu, warga yang menjadi korban penjebakan itu minta agar dilakukan TES SIDIK JARI
agar dapat dibuktikan siapa saja yang pernah memegang barang terlarang tersebut.
Untuk memasukkan barang haram itu ke dalam mobil atau kamar hotel, biasanya OKNUM APARAT tersebut bekerjasama dengan
petugas hotel atau juru parkir (valet service).
Kalau anda digrebek Polisi dengan tujuan akan diperas, maka tanyakan SURAT PERINTAH-nya dan laporkan.
Sisno kini sedang gencar mengadakan pembersihan terhadap Polisi nakal. Polisi adalah milik rakyat, sehingga anda pun
wajib membersihkannya dari segala yang mengotorinya, katanya.
Tips menghadapi Polisi pemeras:
1. Katakan barang narkoba itu bukan milik anda.
2. Jangan sekali-kali mau disuruh memegang atau menyentuh barang, yang berdekatan atau tempat narkoba itu berada,
seperti tas atau koper.
3. Tanyakan SURAT PERINTAH penggerebekan dari petugas tersebut? Dan tanyakan IDENTITAS lengkap petugas tersebut,
seperti Kartu Identitas dan Pangkatnya.
4. Minta agar barang tidak disentuh untuk kemudian minta dibuktikan melalui Cek sidik jari, yakni sidik jari
siapa yang melekat pada barang tersebut.
5. Kalo Polisi mau periksa tubuh kita, suruh buka dulu telapak tangannya.
6. Turuti jika diancam akan dibawa ke kantor Polisi.
7. Jangan berikan uang sedikitpun.
8. Laporkan ke petugas Propam agar kasusnya cepat terungkap.
Mohon berkenan di untuk kebaikan
Begini ceritanya :
Temen nyokap pergi ke sebuah mall di Jakarta, dia memakai jasa vallet parking, begitu dia ambil mobil dan keluar dari
mall tsb, dia diberhentikan oleh OKNUM APARAT, lalu temen nyokap bertanya "Ada apa?"
Si OKNUM APARAT jawab "Ada pemeriksaan mobil".
Ketika dibuka bagasi mobil tersebut, terdapat seplastik ekstasi. Dia pun terkejut, karena barang tersebut sebelumnya tidak
ada di dalam bagasi. OKNUM APARAT tersebut menyuruh untuk mengambil barang tersebut.
Untungnya suami temen nyokap tersebut adalah ORANG KEHAKIMAN dan mengerti HUKUM.
Suaminya melarang istrinya untuk mengambil barang tersebut, dia bilang begini kepada OKNUM APARAT tersebut :
"Tunggu, saya akan telepon pengacara saya. Dan saya akan menyelidiki SIDIK JARI siapa yang ada di barang tersebut".
OKNUM AARAT tersebut lalu "bernegosiasi" mulai dari angka yang wow...!! 500 juta lalu turun ke 5 juta.
Turun lagi ke 1 juta, turun lagi ke 500 ribu. Tapi karena suaminya tahu HUKUM, dia tetap ngotot mau telepon pengacara
dan akan menyelidiki sidik jari yang ada.
Akhirnya setelah berdebat, OKNUM APARAT itupun mengambil kembali barang haram dan dimasukkan dalam kantongnya dan
menyuruh sepasang suami istri itu pergi...
Denger2 kejadian seperti ini bukan cuman sekali doank, tapi telah sering terjadi.
Apakah masih minat pakai jasa valet parking setelah ada kejadian ini??
It's true story.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sisno Adiwinoto meminta masyarakat untuk hati-hati dan mewaspadai adanya
oknum Polisi yang menjebak warga dengan cara menaruh narkoba di dalam mobil. Warga yang menjadi korban pemerasan
oknum Polisi harus berani melapor ke Unit / Bidang / Divisi Profesi Dan Pengamanan (Propam) Kantor Polisi terdekat.
Dengan demikian, pelakunya dapat dengan cepat diproses baik secara pidana maupun tindakan pelanggaran etika.
"Anda harus berani mengatakan bahwa barang terlarang itu bukan milik anda dan jangan mau jika diminta untuk memegang
atau menyentuh barang itu. Bila perlu, warga yang menjadi korban penjebakan itu minta agar dilakukan TES SIDIK JARI
agar dapat dibuktikan siapa saja yang pernah memegang barang terlarang tersebut.
Untuk memasukkan barang haram itu ke dalam mobil atau kamar hotel, biasanya OKNUM APARAT tersebut bekerjasama dengan
petugas hotel atau juru parkir (valet service).
Kalau anda digrebek Polisi dengan tujuan akan diperas, maka tanyakan SURAT PERINTAH-nya dan laporkan.
Sisno kini sedang gencar mengadakan pembersihan terhadap Polisi nakal. Polisi adalah milik rakyat, sehingga anda pun
wajib membersihkannya dari segala yang mengotorinya, katanya.
Tips menghadapi Polisi pemeras:
1. Katakan barang narkoba itu bukan milik anda.
2. Jangan sekali-kali mau disuruh memegang atau menyentuh barang, yang berdekatan atau tempat narkoba itu berada,
seperti tas atau koper.
3. Tanyakan SURAT PERINTAH penggerebekan dari petugas tersebut? Dan tanyakan IDENTITAS lengkap petugas tersebut,
seperti Kartu Identitas dan Pangkatnya.
4. Minta agar barang tidak disentuh untuk kemudian minta dibuktikan melalui Cek sidik jari, yakni sidik jari
siapa yang melekat pada barang tersebut.
5. Kalo Polisi mau periksa tubuh kita, suruh buka dulu telapak tangannya.
6. Turuti jika diancam akan dibawa ke kantor Polisi.
7. Jangan berikan uang sedikitpun.
8. Laporkan ke petugas Propam agar kasusnya cepat terungkap.
Mohon berkenan di untuk kebaikan
sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4143776
From Sina:
Yesterday at 1pm, a young female climbed atop a building at Tongzhi Street and Qinghua Road in Changchun City wanting to commit suicide.. Firefighters and local police tried to persuade her but she refused to come down.
At a crucial moment, a female police officer who was driving by volunteered to climb onto the building’s roof and find a way to get close to the female. Over one hour later, this female flipped over the side of the building, and at the critical moment, the female police officer reached out and grabbed her firmly.
However, after saving this life, this female police officer consistently refused to disclose her name, and there were many opinions amongst the onlookers regarding this female police officer’s identity. Just who is this female police flower? Presently there are no detailed information, but we believe a follow-up report will bring the people this good result. Police, a position/identity that has become estranged and distant from the people in recent years, has once again earned some warmth through this beautiful police flower.
As a police officer “passing by”, she could have pretended that nothing was happening like many other people, even like many other police officers. However, due to her care for life and respect for her occupation, she still had the courage to stand forward and while risking her own safety save this young female. This is the kind of police that is in the hearts of the people!
The one thing worth our satisfaction is that the journalist recorded this female police flower’s beautiful appearance and her life-saving actions. In the midst of netizen discussions, the one thing that has not changed is what this female police flower has been called: most beautiful police flower! Now let us keep in mind the respect we have for this female police flower while we view the thrilling life and death pictures of what happened!
The young girl wanted to commit suicide because of a problem she had with the boss of the restaurant she worked in.
The original high quality photographs from NetEase:More pictures of Wang Yuhui, the “most beautiful police flower” from Sohu:
South Denpasar police officers, arresting four women when they dance with naked condition, in one room where the night entertainment (discotheques) leading, in the area of Jalan By Pass Ngurah Rai, Sanur, Bali.
"We had been suspicious from the first, where the entertainment it provides a stripper. For that, we then conduct an investigation with other members," said one officer, who did not want his name written in it, Friday (3 / 9).
Four women, he said, was captured in one room, in which existing guests. Officials said, possibly because of a guest's order, the women dance naked. .
As a result of such act, the four women, was taken to South Denpasar Police Office for further review.
Based on the information on the location, the place is already very well known in broad circles, about the nude dancers. Sometimes the dancers were brought in from outside the area.
South Denpasar police chief, Adjunct Commissioner Leo Pasaribu said, the dancers were naked, still questioning for further proceedings. It will also ensnare the other, causing the women to dance in the disco room.
"We had been suspicious from the first, where the entertainment it provides a stripper. For that, we then conduct an investigation with other members," said one officer, who did not want his name written in it, Friday (3 / 9).
Four women, he said, was captured in one room, in which existing guests. Officials said, possibly because of a guest's order, the women dance naked. .
As a result of such act, the four women, was taken to South Denpasar Police Office for further review.
Based on the information on the location, the place is already very well known in broad circles, about the nude dancers. Sometimes the dancers were brought in from outside the area.
South Denpasar police chief, Adjunct Commissioner Leo Pasaribu said, the dancers were naked, still questioning for further proceedings. It will also ensnare the other, causing the women to dance in the disco room.
www.allvoices.com
Kapolsek Tanjung Priok, Komisaris Polisi (Kompol) Budhi Herdi Susianto, dipalak preman di jembatan bekas rel kereta api di sebelah Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin.
Keempat pemuda yang melakukan aksi pemalakan itu kini sudah diamankan. Mereka adalah JN, UD, US dan AG. Pemalakan yang dilakukan oleh empat pemuda tersebut sudah berlangsung selama sebulan lebih, setelah jalan RE Martadinata ambles.
Kapolsek pun menerjunkan anggotanya, dan menutup jembatan bekas rel Kereta Api (KA) dimaksud Diungkapkan Kapolsek, pengendara sepeda motor pun ada yang melaporkan ke polisi karena harus membayar pungutan liar setiap melalui jembatan tersebut.
"Saya saja saat melakukan observasi wilayah dengan berpakaian preman mengendarai motor melintasi lokasi dicegat dan dimintai dengan paksa uang seribu rupiah," ujar Kapolsek. Akhirnya dengan bantuan pengurus RW dan Yayasan Alwarizu Iskandar, jembatan yang dijadikan perlintasan motor itu ditutup.
Sumber yang berjudul "Kapolsek Tanjung Priok Dipalak Preman " dari yahoo.com
Keempat pemuda yang melakukan aksi pemalakan itu kini sudah diamankan. Mereka adalah JN, UD, US dan AG. Pemalakan yang dilakukan oleh empat pemuda tersebut sudah berlangsung selama sebulan lebih, setelah jalan RE Martadinata ambles.
Kapolsek pun menerjunkan anggotanya, dan menutup jembatan bekas rel Kereta Api (KA) dimaksud Diungkapkan Kapolsek, pengendara sepeda motor pun ada yang melaporkan ke polisi karena harus membayar pungutan liar setiap melalui jembatan tersebut.
"Saya saja saat melakukan observasi wilayah dengan berpakaian preman mengendarai motor melintasi lokasi dicegat dan dimintai dengan paksa uang seribu rupiah," ujar Kapolsek. Akhirnya dengan bantuan pengurus RW dan Yayasan Alwarizu Iskandar, jembatan yang dijadikan perlintasan motor itu ditutup.
Sumber yang berjudul "Kapolsek Tanjung Priok Dipalak Preman " dari yahoo.com
he Hard Lives of Policemen - Kehidupan Keras Polisi Hard-Lives-of-Policemen-02.jpg
Author: Cindy Francisca Posted under:
Police
PEKANBARU - Aneh-aneh saja tingkah dua oknum anggota Polres Indragiri Hilir (Inhil) Riau ini. Keduanya nekat mencuri sepeda motor milik temannya sesama anggota polisi.Informasi yang dihimpun okezone Jumat (23/7/2010), kedunya, masing-masing DD dan DN ini, melakukan pencurian di depan rumah Kapolres Inhil AKBP Ahmad Kartiko yang tidak lain adalah komandan mereka.
Informasi yang dihimpun okezone Jumat (23/7/2010), kedunya, masing-masing DD dan DN ini, melakukan pencurian di depan rumah Kapolres Inhil AKBP Ahmad Kartiko yang tidak lain adalah komandan mereka.
Mereka mencuri sepeda motor jenis Yamaha Vixion pada Rabu, 21 Juni lalu, lantas melarikan kendaraan bermotor tersebut. Korban yang kaget mendapati motornya langsung melaporkan kejadian itu ke markasnya.
Setelah mendapat laporan, tim buser dikerahkan untuk mencari pelaku. Setelah lama diburu, polisi berhasil membekuk keduanya di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan Ibukota Inhil.
“Keduanya berhasil ditangkap tanpa perlawan dan masih diperiksa intensif untuk mengembangkan kasus,” kata Kahumas Polres Inhil Kompol Dasril Vhito.(ded)
news.okezone.com
sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3981871

















