Tampilkan postingan dengan label Sex Abused. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sex Abused. Tampilkan semua postingan

Couple stripped, paraded for alleged affair in Maharashtra India

Jalgaonstrip 

Shocking images of a man and woman paraded naked by self-appointed moral police have appeared in Jalgaon district of Maharashtra.
A 32-year-old woman was stripped and paraded on the streets of Nanded village. She was found in her house with the local veterinary doctor, by a vigilante mob, who accused them of having an extra-marital affair.
The mob planned to kill them, but the community elders intervened. The couple were then stripped, and paraded for three hours.
Also seen in the photographs that were taken of this incident, is the  village police head.
The incident, which occurred late on Monday night, came to light after the district magistrate ordered strict action against all those involved.

source : flashnewstoday.com/

Pasangan Mesum Diarak Telanjang Selama Tiga Jam

Karena kepergok selingkuh seorang wanita dan pasangannya ditelanjangi massa dan diarak telanjang selama hampir 3 jam. Peristiwa ini terjadi di Distrik Maharashtra, India.

http://flashnewstoday.com/wp-content/uploads/2010/07/Jalgaonstrip.jpg

Dengan sedikit pakaian yang tersisa di tubuhnya, mereka kemudian diarak telanjang. Kejam..

Seorang Gadis Dipaksa Lari Bugil

Gara-gara mencintai seorang pria dari suku lain, seorang gadis remaja berusia 17 tahun dipaksa telanjang dan berlari di tengah-tengah desa di Birbhum, Bengali Barat, India sejauh 8 kilometer sebagai hukuman. Sungguh kejam masyarakat dan tetua adat di daerah tersebut.
Para pria kemudian melecehkannya secara seksual dengan memeganginya saat ia berlari. Beberapa di antaranya mengambil foto bahkan memvideokannya. Videonya menyebar melalui MMS. Meski insiden tersebut terjadi April lalu tetapi polisi baru melalukan investigasinya awal bulan ini.
Pihak kepolisian menjelaskan dewan desa yang disebut panchayat dan warga lainnya tahu insiden itu namun tak melaporkannya.
Polisi kemudian menangkap enam orang termasuk Chundu Murmu, menantu kepala panchayat lokal, untuk membantu proses investigasi.

Istri Polisi Telanjangi Cewek Selingkuhan Suaminya

Pekanbaru, Terbakar cemburu buta, seorang istri Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Kampar, Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, nekat menelanjangi UC (22) yang dituding bermain asmara dengan suaminya. Peristiwa ini terjadi akhir pekan lalu dan kini pelaku berinisial RA telah dilaporkan ke pihak berwajib.
Kapolres Kampar AKBP MZ Mutaqien mengatakan, pihaknya akan memproses pelaku walaupun itu adalah istri dari anggotanya. “Kami sudah menerima laporan itu dan kami akan menindak tegas walaupun itu istri Kanit Reskrim,” kata Mutaqien.
Menurut UC, kejadian itu bermula saat dirinya bersama abangnya melintas di daerah Kampar Kiri dengan sepeda motor. Namun di tengah jalan mereka dihadang oleh sejumlah orang yang mengendarai mobil Avanza. Tidak banyak bicara, beberapa pria yang turun dari mobil langsung menarik paksa UC ke dalam mobil. Abang korban tidak bisa berbuat banyak ketika korban diseret lantaran kalah jumlah. Di dalam mobil, RA telah menunggu.
Singkat cerita, gadis ini pun dibawa ke rumah pelaku. Di sanalah UC disiksa dan dianiaya. Dia juga ditelanjangi dan diperlakukan layaknya bukan manusia. Dari pengakuan UC, saat kejadian NM yang merupakan Kanit Reskrim berpangkat perwira itu ada, namun dia pergi begitu saja.
Kasus ini selanjutnya ditangani kepolisian Kampar Kiri. “Tidak dibenarkan siapa saja melanggar hukum. Pelaku akan kami proses dan segera akan diperiksa,” tandas Mutaqien.
[pos metro]

Meloloskan Diri Dari Perkosaan, Cewek Lari Hanya Memakai CD

Kesunyian danau yang berada di hutan dekat Pantai Marina, Selasa dinihari kemarin pecah oleh sebuah suara teriakan wanita. “Hei…, siapa kalian? Tolong…, “ inilah bunyi teriakan yang keluar dari mulut Vit. Teriakan janda berusia 37 tahun tersebut dimaksudkan pada seorang pria yang di kegelapan dinihari itu, berusaha menindihnya, memperkosanya.
Seorang pria lagi yang ada di sampingnya, berusaha membuka paksa tas dan mengacak-acak isinya. Vit yang ketika itu berusaha melawan, hanya bisa mengeluarkan teriakan yang hilang ditelan kesunyian.
Sambil berusaha melepaskan diri dengan cara menendang tubuh yang tengah menindihnya, Vit berlari menjauh. Setelah beberapa meter ia tersadar bahwa dirinya dalam keadaan setengah telanjang. Sejenak wanita itu sempat memperhatikan kondisi tubuhnya yang sudah tak karu-karuan.
Celana jins birunya nampak turun hingga sebatas lutut. Bahkan meski celana dalamnya sudah terpasang, namun dalam kondisi terbalik. Vit menduga, pria terakhir yang menindihnya itulah yang berusaha mengenakan celananya namun terbalik.
Merasa ada yang tak beres, buru-buru wanita berambut sepunggung itu mencoba menaikkan kembali celana jinsnya. Sesekali menatap sekeliling, didapatinya celana pendek warna hitam nampak tergantung di sebuah pohon yang tak jauh dari dirinya tergeletak. Namun belum lagi wanita itu memperbaiki kondisinya, dua sosok pria tinggi besar kembali mendatanginya dan berusaha memegangi tubuhnya. Kembali pertarungan tak seimbang itu berlangsung hingga dua sosok pria itu kembali berhasil memegangi tubuh wanita itu.
Kali ini dalam posisi Vit yang terjepit kembali wanita itu menjadi bulan-bulanan dua pria yang mengeroyoknya hingga tubuh Vit sempat dibanting. Namun usai tersungkur di tanah, Vit melihat kesempatan, dan segera berlari meninggalkan kedua pria yang tidak ia kenal tersebut.
Tanpa alaskaki, Vit berlari menjauh dan menuju jalan di Marina. Berharap mendapat pertolongan, Vit yang mengaku saat itu berada dalam kondisi setengah teler karena mabuk berat, mengaku sempat mampir ke pos sekuriti di Hotel Holiday Inn. Namun sekuriti yang bertugas di sana seolah tak mau memberikan pertolongan.
Tak putus asa, meski tak mengantongi uang, akhirnya Vit memutuskan berjalan menuju ke rumah adiknya di Perumahan Permata Laguna. Dua jam perjalanan, Vit sampai ke rumah sang adik. “Saya diperkosa sama dua orang di Hutan Marina dekat danau,” ujarnya kepada Ana, sang adik.
Bersama Ana, pagi harinya Vit langsung mendatangi kantor Polsek Batuaji untuk membuat laporan. Selasa kemarin, Vit juga menunjukkan celana jenis legging pendek hitam yang ditemukannya tersangkut pohon. Vit juga menunjukkan celana jins yang sudah koyak di bagian lutut dan selangkangannya. “Saya teler di Hotel Indah di Nagoya,” ujar Vit menceritakan apa yang terjadi sebelum kejadian di hutan Marina.
Vit mengungkapkan, Senin malam itu, dirinya menggelar pesta miras bersama pria bernama Fardan Andalas. Pria muda yang disebutkan Vit ini dikenalnya melalui jejaring sosial Facebook, tiga bulan silam.”Geng, aku nak ke Batam, kita jumpa ya, kita happy-happy,” begitu pesan dari Fardan di FB milik wanita yang sudah menjanda sejak tahun 2000 silam.
Fardan yang disebut Vit ini selain sudah kadung kengen dengannya, dia juga sedang ada acara di hotel Novotel. “Dia bilang di FB cinta sama aku, terus pengen ketemu di Batam,” ujar Vit yang menyebutkan Fardan bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Pemerintahan Kota Jakarta.
Berharap bisa ketemu dengan sang kekasih, kopi daratpun dilakukan keduanya. Hotel Indah dipilih untuk menggelar karaoke dan diselingi dengan pesta miras. Namun dari sinilah petaka bermula, ketika di dalam kamar vip sambil berkaraoke, keduanya teler. “Saya yang minum banyak sampai mabok, dia kayaknya nggak minum,” terang Vit.
Namun sejak itu, Vit sudah tak ingat apa apa lagi dan tersadar sudah berada di tengah hutan. “Saya terbangun dalam kondisi setengah bugil, dan ada laki-laki nindih saya,” imbuhnya lagi. Namun yang membuat dirinya heran, siapa yang sebenarnya membawa dirinya hingga sampai di hutan itu! (teguh joko lismanto)
Sperma di Celana Legging
Ana, sang adik menambahkan, ketika pagi kemarin sekitar pukul 06.00 kakaknya datang, kondisi sang kakak sangat menyedihkan. “Pakaiannya compang camping, nggak pakai sandal, mana rambutnya dipenuhi daun-daun kering, dan yang membuat saya kaget, dia ngakunya diperkosa,” katanya.
Hal itu, menurut Ana, dikuatkan dengan adanya hal aneh saat sang kakak memeriksakan diri ke kamar mandi. Pada saat memeriksa tubuhnya, di celana legging pendek itu sepertinya bekas mengelap cairan yang sudah mengering dan lengket. “Mungkin itu cairan laki-laki (sperma),” jelasnya.
Ana berharap polisi bisa segera mengungkap pelaku atas kejadian itu. Meski sedang berduka ada sedikit kelegaan dalam hati Ana saat mendapati sang kakak masih dalam kondisi selamat. “Masih untung kakak saya tak dibunuh, cuma dibuang di hutan,” imbuhnya.
Menurut Ana selama ini memang sang kakak yang tinggal sendiri di rumahnya, tak pernah ke mana-mana. Bahkan sejak tak bekerja lagi di PT PCI di Kawasan Industri Bintang II Tanjunguncang, praktis Vit hanya di rumah,. Kini polisi masih menyelidiki apa yang menimpa Vit.
[pos metro]

Seorang Ibu Memperkosa Anak Kandungnya

Poniac, Dunia sudah semakin gila. Seorang ibu nekat memperkosa anak remaja sendiri. Ibu yang ditengarai mempunyai kelainan seks itu pun akhirnya ditangkap polisi setelah putranya melaporkan. Adalah Aimee L Sword, pelakunya. Perempuan yang tinggal di Detroit, Amerika Serikat kini menjalani hukuman. Ia dipenjara sembilan tahun, setelah mengakui memperkosa anak kandungnya yang baru berusia 16 tahun.
Seperti diberitakan Associated Press, kemarin, sesuai sidang Wanita 36 tahun itu langsung meminta maaf dalam ruang persidangan wilayah Okland. Polisi sebelumnya mengatakan Sword menggunakan media Facebook pada 2008 lalu mencari anaknya. Dia mengaku anaknya diadopsi oleh keluarga lain saat masih berusia beberapa hari.
Usai berhasil melacak anaknya yang hilang, Sword langsung melakukan pertemuan dengan anaknya. Selama bertemu dengan anaknya, Sword mengaku berhubungan seks di kota Waterford dan Grand Rapids yang letaknya tidak jauh dari Detroit. Penangkapan atas Sword ini dilakukan atas laporan anaknya sendiri. Sword kini harus rela menjalani sisa hidupnya di dalam penjara.

Gadis Malaysia Ditelanjangi 4 Gadis Lainnya

GEORGE TOWN, TRIBUN-TIMUR.COM - Astaga, sebuah video yang beredar di Malaysia memperlihatkan empat gadis remaja menyobek-nyobek baju gadis berusia 16 tahun dan memperlihatkan payudara dan organ genitalnya. Demikian diberitakan The Star, Rabu (15/9/2010).


Video yang beredar di sekitar Perak, Malaysia, ini diduga terjadi di sebuah sekolah di Bukti Gantang, bulan lalu. Saat penyerangan terjadi, kamera menyorot payudara dan organ intim korban yang sebelumnya memakai baju kaos dan rok panjang.

Dalam video itu, gadis-gadis ini terlihat tertawa saat mereka menendang kepala, wajah, bahu, dan bagian intim lainnya di tangga sekolah. Di dalam video itu juga, gadis-gadis itu menggunakan kata-kata vulgar sementara si korban menjerit kesakitan ketika ditendang di bagian vitalnya

Di dalam video yang diduga diambil menggunakan kamera ponsel itu, terdengar juga suara pria yang tidak terlihat wajahnya.

sumber : www.tribun-timur.com/

Celana AG Jadi Bukti Kasus Wilson Idol

BANGKA POS.COM, JAKARTA - Kasus pencabulan yang diduga dilakukan finalis Indonesia Idol 2007, Wilson Simon Maiseka terus diselidiki. Pihak kepolisian menemukan bukti celana pendek AG, mahasiswi yang menjadi korban pencabulan Wilson.
Kalau bagi sebagian orang angka 101010 pada Minggu 910/10/2010) adalah berkah. Tidak dengan AG. Mahasiswi berusia 19 tahun itu justru mengalami hal memilukan dalam hidupnya. Dia justru jadi korban pencabulan oleh teman yang baru saja dikenalnya sebulan lalu.
Baju dan celana pendek yang dikenakan AG menjadi bukti tindakan bejat Wilson. Penyanyi yang baru  meluncurkan album barunya ini memaksa AG. Wilson membuka celana sampai kancing celana AG lepas. Sehabis itu memaksa memegang kemaluan korban.
Mendapatkan perlakuan tak senonoh ini, AG jelas menolak. Tidak hanya dengann kata-kata, AG juga menampar, menendang muka Wilson.
“Kejadiannya dini hari sekitar pukul 02.00, TKP di Hotel Bintang Impian Eksekutif. Barang buktinya baju dan celana pendek milik korban,” ujar Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Utara Kompol Susatyo Purono Condro saat dihubungi Tribunnews.com.
Sekarang Wilson Idol menjadi tersangka atas kasus pelecehan seksual ini. Wilson diciduk pada minggu dini hari di Hotel Bintan g Impian Eksekutif, Jl Re Martadinata Ancol, Jakarta Utara, setelah AG melaporkannya pada petugas keamanan hotel. . Kini Wilson ditahan di Polres Jakarta Utara.

www.bangkapos.com

Sudah Bayar Rp 222 Juta, Istrinya Ditelanjangi Pula

BANGKA POS.COM – Seorang pria merugi dua kali. Pertama, membayar senilai 50 ribu dollar AS ( Rp 222 juta) dan yang kedua istrinya diminta telanjang. Demikian dilansir Sydney Morning Herald, Kamis (30/9/2010).
Di depan pengadilan Sydney, Australia, si korban mengaku mengeluarkan uang senilai itu meski tak bisa membayarnya karena ia tak punya pilihan lain. Konon, si istri mendapat kutukan dan harus dilakukan sesi berdoa namun si istri harus dalam keadaan telanjang.
Tony Golossian (62) dan Arthur Psichogios (40) mengaku tak bersalah terhadap tuduhan melakukan kejahatan seksual terhadap dua perempuan di Sydney antara tahun 2001 dan 2008. Sementara,Frances Psichogios (38) mengaku tak bersalah atas dakwaan yang terkait wanita kedua.
Ketiga terdakwa ini berdiri di depan sidang pengadilan di Downing Centre District Court di mana sang suami merupakan saksi dari kejahatan seksual itu. Suami istri yang identitasnya dirahasiakan itu mengaku sangat percaya kepada Golossian yang disebutnya manusia suci.
Dalam kesaksiannya itu, Golossian meyakinkan si suami jika kutukan itu bisa hilang kalau ia berdoa di depan tubuh istrinya yang telanjang.
Ia mengaku membayar dua kali ke Frances Psichogios untuk sesi doa penyembuhan. “Kami sebenarnya tidak bisa membayarnya namun saya harus mencari uang untuk menyembuhkan istri saya. Kami tak punya pilihan lain,”ujarnya. Awalnya sang istri mengaku tak mau namun suaminya berhasil meyakinkannya.
Dalam sesi doa pertama selesai sang istri kemudian kembali ke tempat penyembuhan di sebuah hotel. Namun, kali ini sang istri sepertinya dalam keadaan setengah sadar.
“Ia merasa mendapat kekerasan seksual karena ia sepertinya diperkosa atau seseorang berada di atasnya dan pada sesi kedua ia merasa memegang (maaf) penis,” demikian keterangan sang saksi. Sementara dalam keterangan terpisah, sang istri mengaku menerima SMS dari orang tak dikenal yang mengatakan ilmu hitam menguasai keluarganya.
“Tony bilang, jika kami tak segera menghilangkan kutukan itu maka saya akan meninggal akibat kanker karena setan yang ada di dalam diri saya atau suami saya akan tewas dalam kecelakaan mobil dan anak saya serta seluruh keluarga akan meninggal,” kata sang istri. (tribunnews)

Kesaksian Paskibraka: Ditampar, Ditelanjangi

  
Korban pelecehan seks Paskibraka diperiksa polisi
(VIVAnews/Sandy Adam Mahaputra)
Maryadie, Eko Priliawito
Terungkap, anggota Paskibraka DKI Jakarta angkatan 2010 tidak hanya mendapatkan pelecehan dari para seniornya selama pemusatan latihan. Mereka juga ternyata kerap mendapat kekerasan.

Dokumen pengakuan anggota Paskibraka yang didapat VIVAnews.com misalnya mengisahkan sebuah peristiwa pada Minggu 4 Juli 2010. Ketika itu sejumlah peserta wanita, oleh para senior mereka yang juga sama-sama perempuan, kembali diminta berbaris di depan pintu kamar tidur. Pada hitungan kesepuluh diminta membuka seluruh baju mereka lagi. Sembari membawa gayung dan sikat gigi, mereka diminta berbaris dengan sikap sempurna di depan pintu kamar mandi, masih dalam keadaan telanjang bulat. 

Perpeloncoan di luar batas kepatutan ini terjadi hingga keesokan harinya.

Selain ditelanjangi, mereka juga mendapat hukuman di luar batas. Salah satunya, sebagaimana tertera dalam naskah kesaksian itu, terjadi pada Minggu malam, 4 Juli 2010.

Salah seorang peserta putri bersaksi bagaimana sekitar pukul 23.00 WIB dia digelandang ke kamar salah satu seniornya ketika peserta yang lain sedang tidur pulas. Tanpa jelas apa salahnya, ia tanpa ampun diperintahkah untuk push-up, sit-up dan berjalan jinjit sekitar 30 menit.

Keesokan harinya, empat peserta putri mengaku ditampar sampai jatuh karena dinilai salah posisi saat melakukan push-up. Yang lebih sering menerima siksaan adalah mereka yang menjabat sebagai 'Ibu Barak.'
Tak cuma itu, salah satu anggota Paskibraka putri juga mengaku dihukum berjalan jongkok sembari bugil pada 6 Juli 2010. Penyebabnya sepele: salah membawa pakaian ganti dari kamar mandi hingga ke kamar tidur. 

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Hadi Supeno, memastikan kesaksian ini memang benar adanya. Keterangan ini disampaikan orangtua korban kepada KPAI. Karena itu KPAI mendesak Dinas Olah Raga Daerah DKI Jakarta untuk bertanggungjawab dan meminta maaf. "Kejadian itu berlangsung hingga delapan kali sejak hari pertama hingga 6 Juli 2010," ujar Hadi. (kd)

sumber : VIVAnews

DiGrebeg Warga Saat Bercinta di Atas Mobil (Public Sex)

Gara-gara SMS, Gadis SMP Diperkosa

Nasib malang menimpa Melati (bukan nama sebenarnya), warga Desa/Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Gara-gara terjebak dalam jalinan asmara lewat SMS nyasar, gadis 15 tahun ini menjadi korban perkosaan hingga 3 kali.

Kisah pilu Melati bermula pada keisengannya mengirimkan SMS pada sebuah nomor yang diberikan sang teman pada akhir tahun 2006 lalu. Awalnya gadis yang masih duduk dibangku kelas 3 SMP ini hanya berkeinginan berkenalan, namun disambut oleh sang penerima untuk ajakan menjalin asmara.

Dari adanya SMS tersebut, jalinan asmara terjalin. Meski demikian sejak saat itu pula, antara korban dan pelaku belum pernah bertemu.

Pertemuan pertama baru terjadi pada pertengahan Juli 2008, setelah sang "kekasih gelap" memaksanya untuk bisa bertemu. Lokasi yang dipilih adalah Hotel Pardikan Asri, yang berada di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Kediri.

Dari pertemuan tersebut, Melati mengetahui jika kekasihnya bernama Jumali (40), warga Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.

"Dalam kasus ini korban juga tertipu, karena selama menjalin asmara secara gelap pelaku mengaku masih duduk di bangku kelas 2 SMA," kata KBO Reskrim Polresta Kediri, Iptu MS Yusuf dalam gelar perkara di Mapolresta Kediri, Senin (4/8/2008).

Yusuf menambahkan, meski dari pertemuan pertama korban mengetahui jika kekasihnya ternyata seharusnya layak dijadikan ayahnya, korban tetap tak peduli dan bersedia melanjutkan hubungan asmara.

Sayang, langkah tersebut menjadi bumerang baginya, karena selang beberapa hari dari pertemuan pertama dia dipaksa melayani nafsu bejat kekasih di lokasi yang sama saat pertama kali bertemu.

"Pengakuan korban, dia diperkosa 3 kali. Pertama tanggal 21 Juli dan selanjutnya tanggal 28 dan 30 Juli kemarin," imbuh Yusuf.

Terbongkarnya perkosaan ini sendiri terbongkar setelah korban mengadu ke orang tuanya. Dari aduan yang dilanjutkan ke polisi tersebut, pelaku dapat dibekuk saat berada di rumahnya.

Dikatakan pula oleh Yusuf, pelaku akibat perbuatannya akan dijerat dengan UU Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 7 tahun perjara.

Secara terpisah, tersangka Jumali dalam pemeriksaan petugas mengelak jika disebut melakukan perkosaan. Dia mengaku melakukan hubungan badan dengan korban atas dasar suka-sama suka.

"Sama sekali saya tidak memaksa. Saya ajak dia berhubungan dengan baik-baik dan dia bersedia" katanya sambil tertunduk.

Dikatakannya pula, dia khilaf telah melakukan tindakan yang tak patut dilakukannya. "Saya tak tahan setelah mengetahahui dia masih muda. Apalagi saya lama tidak dilayani istri saya, yang sekarang kerja di Arab Saudi," akunya masih dengan wajah tertunduk.

Saat ini tersangka yang telah memiliki dua anak tersebut harus mendekam di sel tahanan Mapolresta Kediri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sumber: detik
AIRMADIDI—Rasa trauma masih terus melilit pikiran siswi kelas III sebuah SMA di Airmadidi ini, sebut saja Seruni (18) –nama samaran--. Jumat (1/10) lalu pukul 18.00 Wita, gadis ABG yang tercatat warga Desa Tanggari Kecamatan Airmadidi itu diperkosa secara brutal oleh AK alias Audi (27) warga Desa Tanggari Jaga II.
Peristiwa memiriskan yang terjadi di kawasan perkebunan Pancoran Desa Tanggari itu nanti terbongkar Kamis (7/10) setelah korban menceritakan pada orang tuanya. Tepat pukul 10.00 Wita, orang tua korban pun langsung melaporkan apa yang menimpa putrinya itu ke Polres Minahasa Utara (Minut).
Kepada penyidik korban mengaku kalau pelaku perkosaan hingga dirinya pendarahan tak lain adalah mantan pacarnya. Selama pacaran lalu, tersangka tak pernah memperlakukan dirinya seperti ini. Anehnya, nanti hubungan mereka putus, tersangka nekat memperkosa dirinya bahkan sampai pendarahan.
Menurut korban, peristiwa malang dialaminya bermula sore sebelum dirinya bertemu tersangka, korban dan teman-temannya sedang olahraga lari-lari kecil mengitari kampung. Saat sedang olahraga itu tiba-tiba bertemu pelaku yang sedang berboncengan dengan temannya menggunakan sepeda moto jenis Yamaha Vega.
Pelaku langsung mencegat korban dan menawarkan jasa untuk jalan-jalan dengan motor. Awalnya korban menolak permintaan pelaku. Namun karena didesak dan menghargai pelaku sebagai orang yang pernah menjadi buah hatinya dulu, korban pun menuruti ajakan pelaku.
“Dia (pelaku) ada paksa pa kita nae motor kong jalan-jalan, sementara kita pe tamang-tamang dan itu orang yang dia bonceng langsung pulang. Kong kita dengan dia bajalang,” cerita korban di depan penyidik.
Tanpa di sadari korban kalau tersangka sudah merencanakan niat jahatnya. Bukannya jalan-jalan tersangka malah membawa korban ke daerag perkebunan Pancoran. Karena libido sudah memuncak, tersangka pun langsung menghentikan sepeda motornya kemudian menyeret korban di semak-semak.
Dengan brutal tersangka mulai mempreteli satu per satu pakaian korban. Perlawanan yang dilakukan korban sia-sia. Tersangka semakin beringas hingga berhasil menyetubuhi korban beberapa kali hingga kemaluan korban sempat pendarahan.
Puas melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka yang dikenal preman kampung ini pun mengancam korban untuk tidak menceritakan kejadian ini kepada siapa-siapa. Memang awalnya sempat tersimpan rapi dalam benak korban. Namun karena terus dilanda trauma korban akhirnya buka mulut. “Selama pacaran kita belum pernah melakukan begini,” tambahnya kepada penyidik.
Kapolres Minut AKBP Anis Viktor Brugman melalui AKP Prevly Tampanguma membenarkan peristiwa tersebut. ”Laporannya sudah kami terima dan pelaku masih dalam pengejaran,” ungkapnya. (725)

poskomanado.com

”SAYA TIDAK TERIMA DIPUKULI & DITELANJANGI !!!”

  
Ibu dua anak ini tak terima dihinakan mantan kekasihnya di depan umum. Dengan kondisi kesakitan karena terus dihajar, ia berusaha melawan. Sangkur yang dibawa mantan kekasihnya itu pun makan tuannya. Hari masih gelap, tiba-tiba Nila Fitria (26) yang tengah berada di dalam kamar kosnya di Jl. Dukuh Kupang Barat, Surabaya mendengar pintu kamarnya diketuk eseorang. Nila yang tengah sendirian di dalam kamar sudah menduga, yang mengetuk pintu adalah M. Agus Hariyanto. Sengaja ia tidak segera membuka pintu. Akibatnya, Agus yang bertugas di TNI AL dengan pangkat Kelasi Kepala marah. “Kalau tidak kamu buka, pintu ini akan saya jebol dengan sangkur,” cerita Nila Fitria menirukan ancaman Agus.

Dengan perasaan berdebar, dengan terpaksa Nila membuka pintu. Setelah berhasil masuk, lelaki bertubuh tinggi besar dengan bau alkohol di mulut nyerocos bicara kepadanya. Dalam percakapan itu, intinya ia meminta Nila kembali berhubungan kepadanya, ”Tentu saja saya tidak mau karena saya sudah berkeluarga,” kata wanita berwajah manis ini.

Agus yang bertempat tinggal di Jl. Sepanjang Tani, Taman, Sidoarjo, tersebut semakin kalap. Ia menghajar wajah Nila bertubi-tubi. Ibu dua anak bertubuh mungil ini sempat beberapa kali terjatuh di dalam kamar kos yang sempit. Tak puas dengan tangan, Agus mengeluarkan sangkur dari balik bajunya. Sebisanya Nila berusaha merebut sangkur, tapi tidak berhasil. “Akibatnya, sangkur itu mengenai dua jari tangan kiri saya,” kata Nila sambil menunjukkan kedua jarinya yang masih terbungkus verban setelah dijahit.

Melihat Nila mengadakan perlawanan Agus yang masih lajang itu makin kalap. Agus menyeret tubuh Nila keluar kamar. Kembali ia menghajar wajah Nila bertubi-tubi. “Rasanya, saya tidak bakal hidup lagi,”papar Nila menceritakan tragedi memilukan itu.

Menurut Nila di depan polisi maupun kesaksian tetangga Nila, ia diseret hingga bagian lengannya lebam-lebam. “Ini bekas lukanya,” kata Nila sambil menunjukkan kulit bekas luka di pangkal lengan kirinya. Nila yang saat ditemui NOVA Sabtu (27/10) tengah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, mengungkapkan, Agus makin membabi buta. Pangkal lengannya dicengkeram dan dihempaskan sampai beberapa kali membentur tembok rumah kos. Meski ia menangis kesakitan, mantan kekasihnya itu tidak iba. Bahkan, rambut Nila yang panjangnya sebahu itu dijambak. Dan, membenturkan kepalanya ke tembok. “Muka dan kepala saya kemarin benar-benar bonyok. Kulit kepala kalau dipegang lembek, seperti ada gumpalan darah,” ucap Nila.

Penganiayaan ini sempat diredakan tetangga Nila, antara lain Ngatemin dan Mulyono. Sejenak memang damai. Setelah para tetangga kembali masuk rumah, lanjut Nila, Agus kembali brutal. Pakaian Nila bagian atas yang sudah koyak, kembali ditarik Agus. Bahkan, Agus kembali menyeret Nila ke jalan umum. Agus juga menarik seluruh pakaian atasannya. ”Itu yang saya benar-benar tidak bisa terima. Betapa malunya saya ditelanjangi dan di seret-seret di jalanan. Dia memang ingin membuat saya malu di depan orang banyak,” kata Nila dengan mata menerawang ke langit-langit kamar rumah sakit. Didera rasa sakit dan malu karena dihinakan, Nila mengaku seolah mendapat kekuatan untuk melawan. Ketika tangan kiri dipegang dan dipontang-pantingkan dengan tubuh atas tak pakai busana, Nila berusaha berontak. Ia berhasil merebut sangkur yang terselit di pinggang Agus. Dengan cepat pula Nila menancapkan tepat mengenai ulu hati Agus. Beberapa menit kemudian, Agus meninggal di tempat. Nila sendiri segera lari masuk kamar, yang berjarak 50 meter dari tempat kejadian.

PINDAH TUJUH KALI

Didampingi kuasa hukumnya Atet Sumanto, SH, dari Biro Bantuan HukumUniversitas Wijaya Kusuma (BBH UWK) Surabaya, Nila tertunduk lesu. Ia menceritakan hubungannya dengan Agus yang bagaikan lakon sinetron. Nila kenal Agus sekitar tahun 2002 di kawasan hiburan malam di Jl. Tunjungan Plasa Surabaya. Perkenalan itu membuat mereka memadu kasih. Belakangan Nila tahu, ”Dia tidak serius. Bahkan, Agus selaau plin-plan kalau diajak menuju perkawinan.”Akhirnya, setelah sembilan bulan pacaran, Nila meninggalkan Agus. Nila bertemu dengan Zamroni. ”Lalu, kami menikah. Saya memilih Mas Roni karena dia lebih bertanggungjawab,” ujarnya.

Mengetahui Nila menikah, Agus jadi murka. Sejak itu, kehidupan pribadi Nila tidak tenang. Nila berusaha menghindari Agus dengan beberapa kali pindah rumah kontrakan. Yang membuat Nila frustrasi, Agus selalu menemukan tempat tinggalnya. Sebenarnya, oleh mertuanya Nila dibelikan rumah sekaligus usaha bahan bangunan. ”Tapi, saya terpaksa harus pindah ke tempat kos karena Agus berhasil menemukan rumah saya dan membuka aib saya di tetangga sekitar rumah,” papar Nila yang sudah tujuh kali pindah. ”Saya heran, dia selalu berhasil menemukan saya.”Agus juga tak segan berhadapan dengan suami Nila. Hari itu sebelum kejadian, Agus sempat menemui Nila dan suaminya. ”Saat itu, ia melempar sangkur di depan kami. Sungguh rumah tangga kami dibuat tak tenang,” tambahnya. ”Terang-terangan dia bilang tidak terima karena Zamroni merebut saya.”

Sama sekali Nila tak berharap, kisahnya berakhir begitu tragis. Sangkur Agus telah makan tuannya sendiri. Nila pun harus jadi tersangka. ”Saya berharap ini adalah peristiwa buruk terakhir dalam hidup saya. Kelak saya ingin menata hidup dengan baik dan tenang,” ujar Nila yang berharap tidak mendapat hukuman berat.
(Nova, 12 November 2007)

Ditinggal Pergi Istri, Kakek Perkosa Keponakan

Liputan6.com, Flores Timur: Keponakan yang seharusnya dijaga dan diasuh dengan baik, diperlakukan sebaliknya oleh seorang kakek di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Karolus Koten ditangkap jajaran Kepolisian Resor Flores Timur, Kamis (14/10), karena memperkosa keponakannya, Bunga--nama samaran.

Bunga dititipkan orangtuanya di rumah Karolus untuk dibiayai sekolah di salah satu SMP di Tanjung Bunga. Namun Bunga malah dipaksa melayani nafsu pria berusia 75 tahun ketika istri pergi.

Saat diinterogasi, sang kakek membantah laporan Margaretha Tukan, ibu korban. Namun belakangan pelaku tak bisa mengelak lagi. Karolus mengaku peristiwa itu terjadi karena diinginkan korban. Pelaku yang telah beristri tiga ini berjanji menikahi korban setelah tamat SMU nanti.

Peristiwa nahas yang menimpa Bunga baru terkuak ketika korban kabur ke rumah orangtuanya. Ia enggan dijemput pulang oleh Karolus untuk kembali masuk sekolah. Sambil menangis, Bunga menceritakan semua kejadian yang telah menimpanya berulang kali itu.

Kecewa dengan kejadian itu, Margaretha melaporkan kejadian ini ke Mapolres Flores Timur. Margaretha mengaku anaknya depresi dan susah berkomunikasi dengan orang lain sehingga terpaksa putus sekolah.

Kepala Polres Flores Timur Ajun Komisari Besar Polisi Eko Kristianto mengatakan, korban diperkosa Karolus secara paksa dan digampar. Korban juga dibekap mulutnya ketika hendak berteriak. Bunga juga diancam dibunuh jika menceritakan kejadian ini kepada orang lain.

Atas perbuatannya Karolus terancam hukuman 15 tahun penjara.(AIS)

Liputan6.com

Pria Keren Tertangkap Karena Membius 30 Wanita Yang Ingin Check In Dengannya

Heppy Kinan (59), pelaku pembiusan di Jakarta Pusat, dibekuk aparat Kepolisian Sektor Metro Kemayoran, Selasa (21/9) dini hari. Aksi yang dilakukan di Jakarta Pusat itu rupanya bukan yang pertama. Sejak Januari 2010, pelaku melakukan modus serupa kepada 30 korban.
Heppy mempunyai beragam nama samaran dalam aksinya. Dalam dua kali pembiusan di Jakarta Pusat, pelaku memakai nama samaran Pia Ramadhan. Ada juga sejumlah nama samaran lain seperti Herry Sabir, Lukman, Hendra, atau Yopy.
Dia juga mempunyai sejumlah kartu tanda penduduk (KTP) palsu dengan beragam nama serta alamat. Selembar KTP palsu dibeli pelaku seharga Rp 150.000.
Pembiusan itu dilakukan tidak hanya di Jakarta, tetapi di sejumlah tempat di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Awalnya pelaku beraksi dengan kawannya, Jimmy. Dua hari sebelum Lebaran, Jimmy dibekuk oleh jajaran Kepolisian Resor Cirebon.
Setelah itu, Heppy beraksi sendiri termasuk ketika membius dua perempuan di dua hotel yang berbeda di Kecamatan Kemayoran, pekan lalu. Salah seorangnya adalah DJ Wanita yang ditinggal dalam keadaan bugil atau telanjang bulat sendirian dihotel bahkan mobilnyapun lenyap (baca ceritanya disini: Wanita Disc Jockey Dihipnotis Dan Dirampok Kenalan Baru Sampai Telanjang Di Lobby Hotel)
Dalam aksinya, pelaku berkenalan dengan calon korban dari berbagai cara, antara lain dikenalkan teman-temannya. Di Jakarta Pusat, umumnya pelaku bertemu dengan calon korban di sekitar Simpang Lima Senen.
Perawakan pelaku yang tinggi dan putih, pakaian yang rapi dan trendi, serta gaya bicara yang meyakinkan membuat calon korban mudah terbujuk. Calon korban lantas diajak berjalan- jalan sebelum keduanya check-in di hotel. Heppy biasanya meninggalkan KTP palsu saat mendaftar masuk di resepsionis hotel dan tidak mengambil KTP itu lagi.
Di kamar, pelaku menyiapkan minuman jamu atau jus yang sudah diberi campuran obat penenang dan pil tidur. Setelah minum, korban langsung tidak sadarkan diri. Saat itu dipakai pelaku untuk memereteli perhiasan dan uang milik korban.
”Saya spekulasi saja dengan korban. Kadang-kadang juga saya dapat perhiasan imitasi,” ucap Heppy di Markas Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat.
Perhiasan korban langsung dijual Heppy. Uang itu yang dipakai untuk hidup dan melaksanakan kejahatan selanjutnya.
Obat penenang yang dipakai dalam kejahatan itu diperoleh Heppy dari apotek. Dia sebelumnya meminta resep dokter dengan dalih membutuhkan obat itu untuk diri sendiri. ”Satu plastik kecil obat, saya beli seharga Rp 150.000,” kata Heppy.
Korban yang mengonsumsi minuman bercampur obat penenang racikan Heppy itu biasanya pingsan dan tidak sadar diri selama beberapa jam atau bahkan hari. Heppy mengatakan, bila kondisi fisik orang yang minum jamu ini kuat, dia akan pingsan sekitar 12 jam. Kalau tidak, maka waktu pingsan akan lebih lama.
Korban biasanya ditemukan masih dalam kondisi pingsan di kamar hotel. Mereka langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Dalam beberapa hari, korban biasanya belum mengingat secara penuh rentetan kejadian sebelum pingsan.
Heppy dibekuk polisi yang dipimpin Kanit Reskrim Kemayoran Ipda Endi Suhendi, di sebuah rumah kos di Jalan Kramat Pulo Dalam II, Kecamatan Senen. Heppy baru menyewa kamar kos itu sekitar sebulan terakhir. Sebelumnya, Heppy mengaku berpindah-pindah hotel.
Modus lama
Tindak kejahatan Heppy itu merupakan modus lama. Heppy memang terbiasa membius calon korbannya sebelum mengambil barang-barang berharga. ”Agustus 2009, pelaku baru keluar dari penjara karena kasus penipuan dengan modus membius sopir mobil rental. Setelah itu, pelaku menurunkan korban dan membawa kabur mobil rental,” ucap Kepala Polsek Metro Kemayoran Komisaris JR Sitinjak.
Pelaku divonis bersalah atas aksinya itu pada tahun 2007. Tercatat, 43 mobil rental yang dibawa kabur pelaku. Sebelumnya, Heppy pernah divonis bersalah pada tahun 1983 setelah melakukan kejahatan di wilayah Polres Jakarta Pusat dalam kasus penggelapan uang.
Tahun 1993, Heppy dinyatakan bersalah lagi dan dipenjara lima tahun karena membius orang yang menyebabkan korban meninggal. Tahun 2000, lagi-lagi korban masuk penjara karena membius sopir mobil rental dan membawa kabur mobil korban.
Dalam catatan polisi, Heppy mempunyai latar belakang ilmu farmasi. Ilmu itulah yang dimanfaatkannya untuk melakukan kejahatan.
Berpenampilan perlente, kakek satu ini membius pasangan kencannya di kamar hotel. Bolak-balik beraksi di berbagai kota, petualangan si ‘Good Father’ terhenti setelah diringkus polisi di sebuah rumah kos di Senen, Jakpus, Senin (20/9) malam.
Pria 59 tahun yang dijuluki Good Father dan punya banyak nama itu tak berkutik dan hanya bisa menghela nafas panjang saat Kanit Reskrim Polsek Kemayoran Ipda Endi Suhendi bersama Ipda Yossy Jannuar meringkusnya di tempat kos-nya di Jl. Kramat Pulo Dalam II.
Heppy Kinan alias Pia Ramadhan alias Herry Tabir alias Yopi, hanya bisa memandang tas berisi pakaian yang sudah siap disandangnya untuk kabur dari tempat itu. Empat KTP dengan foto sama namun nama berbeda,  disita polisi dari dompetnya.
Kakek tiga cucu dari empat anaknya itu belakangan  membuat sibuk polisi. Pasalnya, dua wanita ditemukan teler terbius di dua hotel berbeda di Kemayoran. Sha, 30, dibius di Hotel Cempaka Sari pada 17 September lalu uang dan HP-nya dibawa kabur.
Hal sama dilakukannya pada Sug, 33, yang juga dikuras hartanya dan dipreteli perhiasannya di Hotel Ilham II pada hari berikutnya.
Di sekitar tempat kos itu, kakek necis ini dikenal dengan panggilan Good Father karena ramah dengan sikap kebapakaan pada orang-orang yang usianya jauh lebih muda. Cara itu pula yang digunakan  sebagai senjata untuk menjerat wanita korbannya.
Tak tanggung-tanggung, 30 wanita di berbagai kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jakarta  telah diperdayanya. Di antaranya di Cikampek, Karawang, Bandung, Solo, Yogyakarta dan Jakarta. Semula, ia berpetualang bersama satu bandit lainnya. “Tapi teman saya itu
tertangkap di Cirebon, Agustus tahun lalu. Jadi ya saya sendiri saja,”
katanya.
KTP BANYAK
Mengenai beragam KTP yang diberikan saat check in, pria asal Sumatera Barat ini mengaku memang memiliki sejumlah KTP asli tapi palsu.  Ron, teman  yang tinggal di Tanah Abang, kerap dimintai membuat KTP dengan membayar Rp150.000. Tujuannya, agar tidak terlacak
polisi.
Dalam menggaet mangsa, kakek necis ini mengaku mencarinya tak jauh dari hotel. Setelah berkenalan, ia mengajak kencan dengan tarif tinggi. Selanjutnya, dalam kamar pria berpostur atletis ini mengajak makan malam.
“Setelah itu, saya beri dia minuman atau jamu yang telah diberi obat tidur dosis tinggi. Kalau sudah pingsan hartanya saya ambil, perhiasan saya preteli,” katanya. “Tapi uang yang didapat cepat habis untuk foya-foya.”
Kapolsek Kemayoran Kompol Robert Sitinjak mengatakan berdasarkan pemeriksaan diketahui pada 1993 tersangka pernah menghipnotis hingga korban tewas. “Kejadiannya di Johar Baru dan ia telah divonis lima tahun penjara,” ungkapnya.

Memperkosa Pembantu dengan Izin Istri

KUALALUMPUR – Seorang majikan di Malaysia bernama Bkr Nzr (26) dengan seizin istrinya, tujuh kali memerkosa SRL, tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia yang berusia 18 tahun. “Pertama kali saya diperkosa 27 April 2007 sekitar pukul 09.00 waktu Malaysia dengan sepengetahuan Marl, istri Bkr,” kata SRL, TKW asal Pati, Jawa Tengah, di gedung penampungan sementara Dinsos Batam, Selasa (24/7).Ia mengatakan, pertama kali dipaksa melayani berahi majikan lelaki sewaktu Marl menyuruh mengambilkan “pampers” (popok) untuk bayi perempuannya yang berusia sembilan bulan.
Majikannya yang perempuan minta popok diantar ke dalam kamar. Permintaan itu sempat ditolak SRL karena suami Marl saat itu dalam keadaan setengah telanjang, tetapi Marl berkeras menyuruh mengantar pampers ke dalam kamar.
Ternyata, sesaat setelah SRL di dalam kamar, majikan perempuannya langsung keluar dan mengunci pintu dari luar. “Saya tidak dapat melakukan perlawanan. Bila menolak keinginannya diancam akan dibunuh,” katanya.
Perlakuan seperti itu berulang di rumah majikan yang beralamat di Jalan Taman Murni, Batu Pahat, Malaysia, namun istri Bkr, kata SRL, tidak pernah membela atau mencegah suaminya. “Selain dipaksa melayani keinginan seks, majikan lelaki tak segan-segan memukul saya dengan rotan,” katanya.
Di hari pertama diperkosa, ia harus melayani sebanyak tiga kali. Pertama pada pukul 09.00, kedua pukul 13.00 dan ketiga kalinya sekitar pukul 16.00. “Selebihnya saya tidak tahu persis tanggal dan harinya. Seingat saya sebanyak tujuh kali,” katanya

DIarsipkan di bawah: Kriminal, Seksual | Ditandai: , , , , ,
Wanita Disc Jockey (DJ) diperdaya pria setengah baya yang menawarinya pekerjaan. Setelah makan di hotel, ia tertidur hingga tak sadarkan diri ditelanjangi, lalu hartanya termasuk mobil dibawa kabur.
Rasiti Saputri, 31, korban, ditemani Suryajaya, 38, suami, datang ke Redaksi Pos Kota Jl. Gajah Mada 100, Jakbar, Senin (6/9) siang. Membawa surat laporan No Pol: 479/K/VI/2010/POLSEK.TMS tanggal 4 Juni 2010.
Menurutnya, seorang pria yang mengaku bernama Wil menelepon menanyakan niatnya mencari pekerjaan. Meski curiga lantaran tak merasa pernah memberi nomor HP pada orang lain, wanita itu tetap datang ke tempat yang dijanjikan pada 3 Juni Pk. 22:00. Di lobby satu hotel di Jl. Hayam Wuruk, pria yang mengaku bernama Wil menemuinya.
Setelah berjabat tangan, Rasiti mengaku bagai dicokok hidung mengikuti pria itu ke kamar 310. Sambil mengobrol, mereka makan dan minum.  “Tau–tau ketika saya terbangun saya sudah dalam keadaan telanjang ditempat tidur,” katanya. Perhiasan yang dikenakan, tas isi uang Rp500.000, ATM dan surat identitas raib. “Bahkan semua baju saya sampai pakaian dalampun juga tak ada.”
Panik karena merasa dilecehkan dan telah diperkosa, Rasiti nyaris bunuh diri dengan memotong pergelangan tangan pakai pecahan gelas. Namun, niat bunuh diri urung dilakukan. Belakangan, disadarinya juga mobil Honda City merah nopol B 1201 FAA yang dibawanya sudah dibawa kabur Wil.
Setelah melapor ke Polsek Taman Sari, pasangan Rasiti dan Surya terus memburu Wil. Termasuk meminta gambar dari kamera pengintai (closed circuit television/cctv) hotel yang merekam pertemuan di lobby. Selain itu, terekam pula beberapa jam sebelumnya penjahat itu datang bersama seorang pria yang dikenalnya.
“Saya kecewa polisi belum juga menangkap pelakunya, padahal ada gambarnya dalam kamera cctv,” kata wanita yang berencana melapor ke Polda Metro Jaya ini.
Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar, mengatakan polisi memerlukan waktu untuk penyelidikan. “Apapun informasi yang dimiliki korban segera diberitahu ke penyidik agar memudahkan penyelidikan. Jangan sungkan-sungkan,” ujarnya

Finalis Indonesia Idol Ditangkap Polisi Diduga Mencabuli Mahasiswi

 
Indonesia Idol belakangan ini banyak disinggung oleh beberapa media di Indonesia, pasalnya diberitakan salah satu dari Finalis Indonesia Idol diduga mencabuli mahasiswi. Kejadian pencabulan yang dilaporkan ini memang sangat mencoreng nama baik Indonesia Idol, tidak semestinya orang yang di Idolakan malah melakukan tindakan pencabulan. Seperti yang diberitakan oleh Kompas, kasus pencabulan oleh salah satu finalis Indonesia Idol telah diselidiki dan ditangani oleh Polres Jakarta Utara.
Seorang finalis Indonesian Idol berinisial WSM ditangkap polisi Jakarta Utara. Menurut Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Utara, Kompol Susatyo Purnomo, WSM dilaporkan hendak mencabuli seorang mahasiswi berinisial AG.
Dia memaksa juga memegang, mohon maaf, kemaluan tersangka. Korban sudah melakukan penolakan, kemudian dengan menampar, menendang. Tutur Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, Kompol Susatyo urnomo
"Kejadiannya kemarin (Minggu, 10 Oktober 2010) sekitar pukul 02.00, ketika pihak hotel mendapati seorang perempuan lari dari kamar, kemudian melaporkan bahwa dia dilakukan percobaan cabul," kata Kompol Susatyo Purnomo kepada Radio Elshinta, Senin (11/10/2010) dini hari Polisi yang mendapat laporan dari pihak hotel, lantas mendatangi hotel tersebut dan memeriksa saksi-saksi.
"Penyidik berkeyakinan, saat itu telah terjadi pelecehan seksual oleh tersangka," kata Susatyo. "Diakui oleh tersangka, korban sampai memukul dan menendang."
Menurut dia, kejadian itu bermula ketika WSM dan AG berkenalan sekitar 3-4 pekan lalu, melalui seorang temannya. Keduanya lantas berencana bertemu untuk jalan-jalan, namun WSM mengarahkan mobilnya ke hotel.
Setelah check in, WSM memaksa AG agar membuka baju. "Dia memaksa juga memegang, mohon maaf, kemaluan tersangka. Korban sudah melakukan penolakan, kemudian dengan menampar, menendang. Tapi karena intensitasnya meningkat, korban lari keluar dari kamar, " katanya.
Susatyo menggambarkan, korban AG sekarang terlihat depresi. Menurut dia, tersangka akan dijerat Pasal 289 jo Pasal 335 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Diakui juga, pihak keluarga WSM sudah mendatangi Polres Jakarta Utara.
Susatyo menegaskan, kasus pencabulan ini bukan merupakan delik aduan sehingga meskipun ada penyelesaian kekeluargaan, penyelidikan kasus ini tetap dilanjutkan karena ini menyangkut nama baik Indonesia.

Gadis Diarak Telanjang dan Diraba-raba

W3N. (Mumbai): Seorang gadis remaja di India ditelanjangi dan dipaksa untuk berjalan telanjang selama hampir 8km, dipukuli dan diraba-raba oleh ratusan orang di sepanjang jalan, sebagai hukuman karena mencintai seorang pemuda dari komunitas lain.

Menurut The Times of India beberapa orang merekam video di ponsel, saat gadis 17 tahun itu terhuyung-huyung sepanjang jalan diiringi untuk suara  genderang.

Berita juga menunjukkan bahwa peristiwa itu terjadi pada bulan April tetapi polisi memulai penyelidikan mereka baru-baru ini.

Polisi bertindak setelah video yang dikirim dalam klip MMS dengan judul  “Adibasi Girl”. Mereka menangkap  enam orang, termasuk Chundu Murmu - anak dewan desa setempat- untuk  penyelidikan. Pada hari Senin, polisi juga menangkap lima orang atas tuduhan beredar video itu.

The Times of India menggambarkan video itu mengerikan, gadis itu terlihat bingung dan mati di wajahnya saat ia terhuyung sepanjang jalan berdebu. Artikel tersebut juga menggambarkan bagaimana ia berusaha melindungi kesopanan, tapi itu dihalangi oleh orang-orang yang menyiksanya sambil tertawa.www.berita2.com